JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah menyiapkan layanan transportasi yang memadai hingga malam hari untuk mendukung pelaksanaan Misa Akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tanggal 5 September mendatang. Direktur Operasional dan Keselamatan TransJakarta, Daud Joseph, menjelaskan bahwa layanan akan tetap tersedia, bahkan jika jumlah penumpang masih tinggi hingga pukul 22.00 WIB. Dalam hal ini, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang jam layanan hingga pukul 00.00 WIB, tergantung pada kebutuhan masyarakat. Joseph menambahkan bahwa jumlah rute yang tersedia pada saat itu akan disesuaikan dengan tingkat permintaan dari penumpang. Ia mengingatkan para jemaat yang ingin menghadiri misa bahwa mereka dapat menggunakan layanan TransJakarta dari berbagai titik yang ada, yang akan langsung mengantarkan mereka ke lokasi acara di GBK, termasuk melalui transit tidak langsung. Seiring dengan itu, ia berharap masyarakat, terutama para jemaat yang akan berangkat dan pulang dari misa akbar tersebut, dapat memanfaatkan layanan transportasi publik yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain TransJakarta, masyarakat juga dapat menggunakan moda transportasi lain seperti MRT, LRT Jabodebek, dan Kereta Commuter Indonesia. Sebelumnya, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, telah mengungkapkan rencana untuk menyiapkan beberapa lokasi sebagai kantong parkir selama acara Misa Akbar Paus Fransiskus. Menurut Yuza, pihaknya akan menggunakan beberapa depo sebagai area parkir, terutama ditujukan bagi umat yang datang dari luar kota. Namun, ia masih belum bisa menjelaskan lokasi spesifik yang akan digunakan karena proses pembahasan masih berlangsung dengan penyelenggara acara. Terkait jumlah armada TransJakarta yang akan digunakan untuk mengangkut masyarakat, utamanya umat Katolik yang ikut serta dalam misa, pihaknya saat ini masih dalam tahap perhitungan. Yuza juga menyatakan bahwa telah dilakukan koordinasi dengan panitia dan secara intensif menggelar rapat dengan Polda Metro untuk membahas skenario-skenario pelayanan transportasi selama kunjungan Paus. Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya juga menginformasikan akan menambah armada TransJakarta di beberapa titik yang mengarah ke GBK, agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Paus Fransiskus dijadwalkan akan melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura di antara tanggal 2 hingga 13 September 2024. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Indonesia menjadi negara pertama yang akan dikunjungi Paus Fransiskus di kawasan Asia Pasifik, berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 September 2024. ANTARA