MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan di Sulawesi Selatan, yaitu Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi serta Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad, telah menjalani tes kesehatan. Uji kesehatan ini dijadwalkan berlangsung di PCC Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, yang terletak di Makassar, Sulawesi Selatan. Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Syafri K Arif, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini mencakup berbagai aspek, antara lain pemeriksaan fisik, penyakit dalam, *computerized tomography (CT) scan*, *magnetic resonance imaging (MRI)*, serta evaluasi kesehatan mental atau psikologi. Penjelasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan bersamaan dengan kehadiran para bakal paslon dan komisioner KPU Sulsel di rumah sakit tersebut, pada hari Jumat. Syafri menjelaskan bahwa seluruh pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim dokter spesialis, yang terdiri dari 60 tenaga medis, termasuk 45 orang yang berstatus dokter spesialis. Selain memeriksa kesehatan fisik, proses ini juga melibatkan pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkotika, yang dilakukan dalam kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel. "Dengan penuh syukur, kami telah siap untuk melangsungkan pemeriksaan kesehatan ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan calon pemimpin kita. Kami menerapkan sekitar 20 poin metodologi pemeriksaan," ungkap Syafri, yang menegaskan komitmen rumah sakit dalam menjalankan pemeriksaan ini. Di sisi lain, Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, juga memberikan penjelasan mengenai tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan. Menurutnya, prosedur ini selaras dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 mengenai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hasbullah menjelaskan, "Pemeriksaan kesehatan ini diatur di pasal 7 ayat 2 huruf F, yang menekankan bahwa calon kepala daerah harus memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik, serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika." Lebih lanjut, Hasbullah menambahkan bahwa kesehatan calon akan dinilai berdasarkan 20 indikator yang telah disepakati oleh tim dokter. Dua dari indikator tersebut secara khusus berfokus pada pemeriksaan narkotika, yang merupakan salah satu syarat esensial. Dalam catatan perkembangan, pasangan bakal calon Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi, yang dikenal dengan akronim Andalan Hati, menjadi yang pertama tiba di lokasi tes kesehatan. Setelah itu, diikuti oleh pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad, dengan akronim DIA. Kedua pasangan tersebut telah resmi mendaftar di Kantor KPU Sulsel pada 29 Agustus 2024 dan melanjutkan ke tahapan pemeriksaan kesehatan pada 30 Agustus 2024. Hasil pemeriksaan kesehatan ini dijadwalkan akan diumumkan pada 21 September 2024, bersamaan dengan penelitian berkas pencalonan yang telah dilakukan. Selanjutnya, hasil akhir akan diumumkan pada 22 September 2024 setelah dilaksanakan rapat pleno KPU untuk memutuskan apakah kedua pasangan calon tersebut memenuhi syarat atau tidak. Apabila dinyatakan memenuhi syarat pada 23 September, maka akan dilakukan pencabutan nomor urut, yang menjadi langkah awal menuju tahapan kampanye. ANTARA