JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta agar semua pihak, terutama Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, melakukan persiapan secara optimal untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung pada tahun 2024. Ia menekankan pentingnya keberhasilan acara ini, tidak hanya bagi kedua provinsi tetapi juga untuk kebanggaan bangsa Indonesia secara keseluruhan. "Penting bagi kita semua untuk mempersiapkan acara ini dengan sebaik-baiknya. Ini adalah peristiwa yang sangat signifikan yang tidak boleh gagal, karena merupakan kebanggaan kita sebagai bangsa," ujar Tito dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Jumat. Ajang PON yang diadakan setiap empat tahun ini akan melibatkan banyak atlet dari seluruh penjuru Indonesia, sehingga menjadi momen strategis untuk menunjukkan kemampuan dan potensi daerah. Tito berharap pelaksanaan PON kali ini, yang mengusung tema "Bersatu Kita Juara," dapat menampilkan kolaborasi yang lebih baik karena diadakan di dua provinsi sekaligus. "Dari pihak Kemendagri, hal terpenting adalah memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara," jelasnya. PON XXI direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, anggota Kabinet Indonesia Maju, serta perwakilan negara-negara tetangga. Oleh karena itu, Tito mengingatkan agar kedua provinsi tersebut memperhatikan berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari akomodasi untuk penginapan, fasilitas medis, hingga transportasi dan arena pertandingan. "Pastikan untuk tidak kekurangan hotel, mengingat banyaknya pejabat negara yang akan hadir. Diperlukan juga perhitungan jumlah kendaraan untuk tamu VVIP. Kesiapan rumah sakit harus diperhatikan, tidak hanya di Banda Aceh tetapi juga di seluruh wilayah kabupaten dan kota untuk keadaan darurat," tambahnya. Lebih lanjut, Tito meminta Pemprov Aceh untuk menjaga kebersihan dan keindahan jalan-jalan utama yang akan dilalui oleh tamu-tamu penting. Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah memanfaatkan kesempatan PON untuk memperkenalkan kebudayaan lokal serta produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Bukan hanya fokus pada olahraga, tetapi juga menciptakan momen kegembiraan dengan berbagai jenis UMKM, pameran di tempat publik, serta expo. Bahkan di Sumatera Utara, diharapkan ada perayaan seni di Medan," pungkasnya. ANTARA