**Borneonews - Jakarta**, Ketua Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Partai NasDem, Suyoto, menekankan bahwa kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia merepresentasikan semangat persaudaraan yang nyata.
Suyoto menyatakan bahwa kehadiran Paus Fransiskus mencerminkan semangat kemanusiaan yang bersifat universal. Ia mengungkapkan, "Kehadiran beliau menjadi contoh konkret dari semangat persaudaraan dalam kemanusiaan." Hal ini disampaikannya di Kantor DPP Partai NasDem, di Jakarta, pada sebuah acara yang diselenggarakan baru-baru ini.
Ia melanjutkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh Paus sangat sejalan dengan prinsip-prinsip kebhinnekaan yang terkandung dalam Pancasila. "Paus selalu menyerukan perdamaian dan dialog antaragama serta menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap lingkungan hidup," tambahnya.
Dalam pandangannya, Paus Fransiskus sangat peduli akan martabat manusia. Sikapnya yang menolak segala bentuk kekerasan menjadikannya sosok yang menginspirasi banyak orang. "Kita bisa melihat kenapa Paus meminta agar perang dihentikan di berbagai belahan dunia," ujarnya.
Lebih jauh, Suyoto menjelaskan bahwa Paus juga menekankan pentingnya keluarga sebagai inti dari masyarakat. Selain itu, ajaran keterbukaan, inklusivitas, kasih, dan pengampunan menjadi fokus dari pesan-pesannya. "Saya teringat saat Paus menyatakan bahwa Allah bukan hanya Tuhan orang Katolik, tetapi juga Tuhan bagi semua yang beriman. Ini adalah gambaran universal yang sangat kuat," tegasnya.
Suyoto yakin, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan memperkuat semangat toleransi, kerukunan, dan persatuan di antara berbagai komunitas yang ada di tanah air. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen kedatangan Paus sebagai langkah untuk memperkuat tali persaudaraan serta sebagai ajakan untuk melakukan refleksi sosial, dengan harapan dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dijadwalkan, Paus Fransiskus akan melaksanakan perjalanan apostolik ke beberapa negara, termasuk Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura, pada tanggal 2 hingga 13 September 2024. Kunjungan ke Indonesia, yang merupakan bagian dari perjalanan ini, akan berlangsung antara tanggal 3 hingga 6 September 2024.
Setelah kunjungannya di Indonesia, paust akan melanjutkan perjalanan ke Port Moresby di Papua Nugini dan Vanimo dari 6 hingga 9 September 2024, lalu ke Dili di Timor Leste dari 9 hingga 11 September 2024, dan akhirnya menuju Singapura dari 11 hingga 13 September 2024.
Paus Fransiskus diperkirakan akan tiba di Indonesia pada 3 September 2024 siang hari. Pada keesokan harinya, ia dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Di hari berikutnya, 5 September 2024, pemimpin umat Katolik tersebut juga direncanakan berpartisipasi dalam pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan kemudian menghadiri acara dengan penerima manfaat dari berbagai organisasi amal di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia.
ANTARA
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Perkuat Persaudaraan dan Toleransi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
BPJS Kesehatan Gandeng MUI Palangka Raya Perluas Edukasi JKN Lewat Tasbih JKN
Jendi Pangabean Ingatkan Junior Tak Cepat Puas Setelah Raih Emas
HKm Tani Sejati Siapkan Tiga Kolam Bioflok, SSMS Dorong Pengembangan Usaha Perikanan
Nilai Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS
Komentar (0)
Memuat komentar…







