**Borneonews - Garut**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, yang terletak di Jawa Barat, memberikan penjelasan terkait fenomena penemuan banyak ikan di pesisir pantai selatan Garut. Menurut mereka, kejadian ini merupakan siklus yang biasa terjadi setiap tahun dan tidak menandakan adanya ancaman bencana.
Kepala Pelaksana BPBD, Aah Anwar Saefuloh, menjelaskan bahwa fenomena ini adalah hal rutin yang tidak perlu dikhawatirkan. "Ini adalah siklus tahunan yang lazim, dan bukan merupakan ancaman bencana. Ini malah menjadi suatu pesta, atau keramaian tersendiri bagi masyarakat," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon di Garut.
BPBD pemerintah daerah mengkonfirmasi bahwa mereka menerima informasi mengenai adanya banyak ikan yang ditemukan di pesisir pantai. Banyak masyarakat kemudian mengambil kesempatan ini untuk menangkap ikan tersebut, yang memberikan keuntungan ekonomi bagi warga setempat. Ikan-ikan yang muncul di wilayah tersebut banyak disebut masyarakat dengan sebutan *ikan hejo tonggong*, dan Aah menekankan bahwa hal ini tidak menimbulkan ancaman apapun terkait bencana alam.
Ia menjelaskan lebih lanjut, Tidak ada bahaya dalam fenomena ini. Ikan ini merupakan bagian dari siklus biasa, dan memang ada waktu tertentu di mana ikan naik ke permukaan. Aah yang memiliki pengalaman bertugas di daerah selatan Garut ini, juga mengingatkan bahwa fenomena serupa pernah terjadi sebelumnya, yang turut menarik perhatian banyak orang untuk datang dan menangkap ikan dengan lebih mudah.
Menurut Aah, situasi ini jelas bukan tanda-tanda bencana alam seperti yang sering dikaitkan dengan pergerakan *megathrust*. Fenomena tersebut terjadi dalam kondisi air laut yang tetap pasang, bukan surut, yang seharusnya menjadi indikasi adanya ancaman. Di wilayah selatan ini tidak ada masalah. Ini hanya fenomena biasa. Kalau air lautnya surut, itu baru lain cerita. Namun saat ini, pasang air terjadi, terangnya.
Meski demikian, Aah tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman bencana alam lainnya. Dia menghimbau agar warga selalu mendapatkan informasi dari sumber yang resmi dan terpercaya, termasuk dari pemerintah, media, dan seminar yang diadakan terkait isu-isu bencana.
Aah menambahkan bahwa BPBD telah aktif menyebarluaskan informasi melalui berbagai saluran elektronik dan seminar. Hal ini bertujuan untuk memastikan masyarakat selalu mendapatkan informasi terbaru dan akurat mengenai potensi ancaman bencana.
Baru-baru ini, video mengenai fenomena banyaknya ikan yang muncul di permukaan kawasan pantai Garut viral di media sosial, di mana banyak warga terlihat menangkapnya dengan mudah. Fenomena ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk mengambil keuntungan dari situasi tersebut.
ANTARA
Fenomena Banyak Ikan di Pantai Garut, BPBD Sebut Hal Biasa
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Komentar (0)
Memuat komentar…







