MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim polo air putri Jawa Barat menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan menghancurkan tim Yogyakarta dengan skor 22-5 dalam pertandingan cabang olahraga polo air pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Pertandingan ini berlangsung di Kolam Renang Selayang, Medan, pada hari Jumat. Sejak awal pertandingan, tim asal Jawa Barat sudah menunjukkan dominasi yang jelas. Hanya dalam satu menit setelah pertandingan dimulai, Nyoman Ayu Savitri berhasil mencetak gol pertama untuk timnya, menandakan keunggulan yang akan terus berlanjut. Setelah gol pembuka itu, tim Jawa Barat terus mendominasi jalannya pertandingan, sementara tim Yogyakarta berusaha untuk memberikan perlawanan meski tampaknya kesulitan untuk menyaingi kemampuan lawan. Tim Jawa Barat akhirnya menutup quarter pertama dengan keunggulan 5-0. Memasuki quarter kedua, Aenah Aeliyah Purbaningrum dan rekan-rekannya semakin memperkuat posisi mereka. Quarter kedua ditutup dengan hasil impresif, yaitu 11-0 untuk tim Jawa Barat. Setelah jeda, saat memasuki quarter ketiga, Yogyakarta mencoba untuk bangkit dengan menerapkan strategi permainan cepat. Upaya mereka membuahkan hasil meskipun tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan, di mana mereka berhasil mencetak tiga gol ke gawang Jawa Barat. Namun, tim asal Jawa Barat tetap menjaga keunggulannya dengan menutup quarter ketiga dengan skor 15-3. Di quarter terakhir, dominasi Jawa Barat kembali terlihat. Mereka melanjutkan tekanan terhadap tim Yogyakarta dan akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan telak 22-5. Pelatih tim polo air putri Jawa Barat, Jaka Mumara, mengungkapkan kepuasannya setelah pertandingan. Ia menyatakan bahwa hasil ini sesuai dengan harapan dan prediksi sebelumnya. "Bukan bermaksud meremehkan, tetapi kekuatan mereka memang masih di bawah kami," ungkapnya. Jaka juga mengapresiasi semangat kerja sama yang ditunjukkan oleh timnya. Sementara itu, pelatih tim Yogyakarta, Octi Linda Setyowati, mengakui bahwa timnya kalah dalam hal kualitas dibandingkan dengan Jawa Barat. "Secara kualitas, Jabar memang masih di atas kami. Mereka diperkuat oleh pemain-pemain yang berpengalaman, sementara sebagian besar pemain kami masih di bawah usia 17 tahun," tutur Octi. Pertandingan ini menunjukkan perbedaan pengalaman dan kualitas antara kedua tim, dengan Jawa Barat tampil memukau sepanjang laga. ANTARA