JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Rano Karno, yang saat ini mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, telah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisinya sebagai anggota Komisi X DPR RI. Keputusan ini diambil untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, Rano menyampaikan, "Saya sebagai anggota DPR RI sudah menyatakan pengunduran diri." Ia menegaskan kesiapannya untuk meninggalkan jabatannya di Komisi X, yang memiliki tanggung jawab dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Lebih lanjut, Rano menambahkan bahwa proses pengunduran diri tersebut sedang berlangsung, melibatkan Komisi X serta staf terkait sebagai bagian dari langkahnya untuk mengikuti Pilkada DKI. "Semua sedang dalam proses, artinya itu adalah konsekuensi untuk menjalankan tugas yang lain," jelasnya. Rano juga menyampaikan kesiapannya menerima segala tantangan dan konsekuensi dari langkah yang diambilnya dalam proses demokrasi ini. Sebelumnya, Rano Karno berhasil meraih 149.397 suara untuk posisi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Banten III periode 2024-2029. Pada hari yang sama, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, telah datang ke RSUD Tarakan di Gambir, Jakarta Pusat, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Mereka tiba pada pukul 06.43 WIB dan menjadi pasangan bakal calon pertama yang menjalani tes kesehatan sebagai salah satu syarat pendaftaran di Pilkada DKI Jakarta 2024. Pramono dan Rano juga tercatat sebagai pasangan bakal cagub-cawagub pertama yang telah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Pendaftaran untuk Pilkada DKI ini dilakukan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 mengenai Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur serta Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024. ANTARA