GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari wilayah pesisir utara Provinsi Gorontalo sedang mengikuti kegiatan orientasi yang diselenggarakan di Kota Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung hingga hari Ahad, 1 September 2024. Orientasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan, keterampilan, sikap, dan semangat pengabdian para anggota DPRD dalam menjalankan tugas pemerintahan daerah. Hal ini dilakukan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (*NKRI*). Kegiatan yang diadakan ini diikuti oleh seluruh anggota DPRD, termasuk mereka yang telah menjabat pada periode sebelumnya serta anggota baru yang telah terpilih dan dilantik untuk periode 2024 hingga 2029. Sekretaris DPRD Gorontalo Utara, Fahrudi Lasulika, menyatakan bahwa terdapat 25 kursi di DPRD kabupaten di wilayah pesisir tersebut. Jumlah penduduknya mencapai 129 ribu jiwa yang tersebar di 11 kecamatan. Dalam pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari 2024, pemilihannya akan dibagi menjadi enam daerah pemilihan. Sebelum memasuki sesi orientasi, DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD sementara Roni Imran, bersama Wakil Ketua DPRD sementara Deisy Sandra Maryana Datau. Rapat paripurna internal ini dilakukan guna membahas agenda kegiatan di lembaga tersebut sampai dengan dilantiknya ketua DPRD definitif serta penetapan para pimpinan DPRD untuk periode 2024 hingga 2029. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, yang bertindak sebagai pelaksana orientasi, menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi konsep dasar seperti Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, prinsip *Bhineka Tunggal Ika*, dan pemahaman mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi tentang fungsi, tugas, wewenang, serta hak dan kewajiban anggota DPRD. Materi lainnya mencakup sistem pemerintahan di Indonesia, hubungan kerja antara DPRD dan kepala daerah, pengelolaan keuangan daerah, serta isu-isu aktual yang berkembang di wilayah tersebut. ANTARA