SURABAYA –
**Borneonews - Bangkalan**, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, telah meluncurkan program Desa Cantik, yang dikenal juga sebagai Desa Cinta Statistik. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat desa mengenai signifikansi data statistik dalam aspek ekonomi serta perencanaan pembangunan di wilayah mereka. Kepala BPS Bangkalan, Insyaaf Santoso, menyatakan bahwa dengan peningkatan literasi statistik, desa-desa di Kabupaten Bangkalan diharapkan dapat lebih efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang ada. Hal ini diharapkan akan mengarah pada perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi nyata masyarakat. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Desa Cantik berfokus pada pemberdayaan komunitas desa untuk memahami pentingnya statistik dalam konteks perencanaan pembangunan. Dalam hal ini, desa-desa diharapkan bisa menjadi contoh yang baik dalam pengelolaan data dan informasi statistik, sehingga mendukung terciptanya pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkualitas. “Statistik itu bukan semata-mata angka, melainkan juga merupakan alat penting untuk menganalisis perkembangan dan potensi desa secara lebih akurat dan objektif,” ungkapnya. Program Desa Cantik ini merupakan bagian dari strategi BPS untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik, yang kelak diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Terutama dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan yang didasarkan pada data yang valid. Insyaaf Santoso menambahkan bahwa program ini akan mencakup seluruh desa di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Sebagai tahap awal, tiga desa akan dijadikan percontohan dalam implementasi program tersebut. Ketiga desa tersebut adalah Desa Jung Anyar di Kecamatan Socah, Desa Martajasah di Kecamatan Kota Bangkalan, dan Desa Sukolilo Barat di Kecamatan Labang. Melalui langkah-langkah ini, BPS berharap bahwa kesadaran statistik di tingkat desa dapat terus meningkat, yang pada gilirannya akan membawa dampak positif bagi pembangunan wilayah secara keseluruhan. ANTARA