GORONTALO –
**Borneonews - Bone Bolango**, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo telah melaksanakan program pelatihan kewirausahaan yang ditujukan bagi 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut. Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli, menyampaikan bahwa pelaku UMKM memiliki peran yang sangat penting sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, ketahanan dari sektor ini harus dijaga dengan baik. Menurutnya, semangat dan aktivitas yang ditunjukkan oleh para pelaku UMKM dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem perdagangan komoditas lokal, memperkuat jaringan rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di komunitas pedesaan. Dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Galeri Center Point Bone Bolango, Merlan menekankan inisiatif Iwapi Bone Bolango untuk fokus pada peningkatan kapasitas para pelaku usaha melalui program pelatihan dan pemberian bantuan modal usaha. Ia berharap bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, pelaku UMKM akan dapat berinovasi dalam produk yang mereka tawarkan. "Contohnya, mereka dapat menciptakan variasi rasa, desain kemasan yang menarik, atau bahkan mengembangkan produk baru yang sesuai dengan permintaan pasar. Inovasi yang efektif akan mampu menarik minat konsumen dan meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan," paparnya. Merlan, yang juga menjabat sebagai Ketua Iwapi Bone Bolango, menambahkan pentingnya pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pendidikan bagi pelaku usaha. Ia mengungkapkan bahwa HDM yang berkualitas dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasi bisnis, yang pada akhirnya akan berujung pada peningkatan laba perusahaan. Ketua panitia pelatihan UMKM, Misnawaty Wantogia, menjelaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan serta kreativitas peserta dalam pembuatan roti dan kue. Selain itu, Iwapi Bone Bolango juga ingin membantu pelaku UMKM agar mampu mandiri dalam menopang perekonomian keluarga serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan untuk pengembangan usaha mereka. "Pelatihan ini akan berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 20 peserta dari berbagai kecamatan di Bone Bolango. Para peserta nantinya akan memperoleh materi serta praktik dalam teknik pembuatan adonan roti yang lezat dan berkualitas. Mereka juga akan menggunakan mesin atau alat bantu sesuai dengan prosedur dan langkah kerja yang benar," jelas Misnawaty. ANTARA