MANADO –
**Borneonews - Manado**, Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara, Ronald Lumbuun, menekankan pentingnya pemimpin untuk mengembangkan pola pikir yang komprehensif, holistik, dan integral. Hal ini disampaikannya usai melantik pejabat manajerial serta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut. Menurut Lumbuun, berpikir secara komprehensif berarti memahami dan mempertimbangkan berbagai aspek yang terkait. Sementara itu, pendekatan holistik menekankan pada penyelesaian masalah yang tidak hanya dilihat dari satu sudut pandang atau secara parsial. Dalam hal ini, dia menekankan perlunya menyatukan beragam ide dan pemikiran yang ada di setiap satuan kerja untuk mencapai tujuan bersama. Lumbuun menegaskan bahwa tujuan dari pendekatan ini adalah untuk memastikan bahwa organisasi Kemenkumham Sulut dapat berkembang dan mencapai target yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan tersebut, dia juga meminta kepada para pejabat yang dilantik agar melakukan pemetaan kondisi di unit pelaksana teknis (UPT) masing-masing. Proses pemetaan ini mencakup analisis situasi saat ini serta dampak yang mungkin terjadi, diikuti dengan penyusunan strategi ke depan. Lebih lanjut, Lumbuun mengingatkan kepada para pejabat manajerial, terutama kepala UPT yang baru dilantik, bahwa promosi jabatan yang mereka terima merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan pusat. Dia berharap agar mereka dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas serta fungsinya dengan baik. Kepada para PPNS, Lumbuun mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan hukum yang berlaku, baik yang bersifat administratif maupun ketentuan lainnya. Dia menegaskan, "Kuasi dan pahami tugas dan fungsi sebagai PPNS, dan selalu mengacu pada undang-undang yang ada. Perhatikan aspek legalitas, agar tidak ada keputusan yang terhambat oleh masalah-masalah kecil." Dalam acara pelantikan ini, juga dilakukan serah terima jabatan untuk beberapa Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara. Beberapa di antaranya adalah Bapas Manado, Lapas Manado, Lapas Bitung, Lapas Tahuna, Lapas Perempuan Manado, LPKA Tomohon, Lapas Enemawira, dan Lapas Lirung. ANTARA