JAMBI –
**Borneonews - Jambi**, Dua pasang bakal calon gubernur serta wakil gubernur Jambi telah menyelesaikan rangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Bratanata yang terletak di Kota Jambi. Proses pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahap penting dalam pencalonan mereka. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, Iron Syahroni, mengungkapkan bahwa kedua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang telah mendaftar di KPU telah menjalani tes kesehatan secara lengkap di rumah sakit tersebut. Pada hari Kamis, pasangan calon Al Haris dan Abdullah Sani telah menyelesaikan tes, sementara pada hari Jumat, pasangan Romi dan Sudirman menjalani pemeriksaan yang sama di lokasi yang serupa. Sebagaimana terjadi dalam pemeriksaan kesehatan sebelumnya, pasangan Romi dan Sudirman memulai dengan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah. Setelah itu, mereka melanjutkan ke serangkaian pemeriksaan lain yang dilakukan oleh tim medis yang bertugas. Proses pemeriksaan kesehatan meliputi evaluasi kesehatan jasmani, rohani, serta pemeriksaan bebas narkoba, yang semua wajib dilalui oleh kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi. Hasil dari pemeriksaan kesehatan untuk pasangan Al Haris-Abdullah Sani serta Romi-Sudirman akan diserahkan oleh tim medis kepada KPU pada tanggal 2 hingga 3 September mendatang, dan hasil tersebut akan diumumkan secara resmi oleh KPU. Pemeriksaan kesehatan bagi para bakal calon kepala daerah di Provinsi Jambi terbagi menjadi dua lokasi rumah sakit, yaitu RS Dr Bratanata di Jambi dan RS Bhayangkara Polda Jambi. Di RS Dr Bratanata, para bakal calon yang menjalani tes mencakup bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, wali kota dan wakil wali kota Jambi, serta pasangan calon bupati dan wakil bupati dari daerah Muaro Jambi, Bungo, Sarolangun, dan Merangin. Sementara itu, proses pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara Polda Jambi diikuti oleh calon kepala daerah untuk wilayah Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Batanghari, Sungai Penuh, dan Kerinci. Dengan pelaksanaan tes kesehatan ini, diharapkan calon-calon pemimpin daerah dapat memenuhi syarat dan kondisi yang telah ditentukan untuk bertarung dalam pemilihan mendatang. ANTARA