**Borneonews - Makassar**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo, yang terletak di Sulawesi Selatan, mengonfirmasi bahwa hanya terdapat dua pasangan calon (Paslon) yang akan bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wajo tahun 2024.
Ketua KPU Wajo, Andi Rahmat Munawar, menyampaikan dalam keterangannya bahwa hanya dua Paslon yang resmi mendaftar pada periode pendaftaran yang dibuka oleh KPU, mulai dari awal hingga penutupan pendaftaran calon kepala daerah. "Hanya ada dua pasangan calon pada Pilkada serentak untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Wajo dalam periode 2024-2029, yang dijadwalkan dilaksanakan pada 27 November 2024," ungkapnya.
Dua pasangan calon tersebut adalah Ar Rahman, yang terdiri dari Haji Andi Rosman dan Dr. Haji Baso Rahmanuddin, yang telah melakukan pendaftaran pada tanggal 28 Agustus. Pasangan kedua, yang menggunakan nama Pammase Berlanjut, terdiri dari Haji Amran Mahmud Msi dan Haji Amran SE, yang mendaftar sehari setelahnya, yaitu pada 29 Agustus.
Sebagai tahap selanjutnya, kedua pasangan calon ini akan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang telah dijadwalkan berlangsung dari tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2024. Pemeriksaan ini akan dilaksanakan di RS Wahidin Makassar, sesuai dengan kesepakatan antara KPU Wajo, Dinas Kesehatan, dan pihak RS Wahidin yang akan menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan bagi para calon bupati dan wakil bupati Wajo.
Pasangan Ar Rahman didukung oleh koalisi yang terdiri dari 12 partai, termasuk partai-partai yang memiliki kursi di DPRD Wajo maupun partai non-DPRD. Beberapa partai pendukungnya adalah PKB, Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP, Demokrat, PSI, Perindo, Partai Buruh, Gelora, dan PPP. Sementara itu, pasangan Pammase Berlanjut didukung oleh dua partai, yaitu PAN dan PKS.
ANTARA
Dua Pasangan Calon Resmi Bertarung di Pilkada Wajo 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







