SURABAYA –
**Borneonews - Sampang**, Pemerintah Kabupaten Sampang, yang terletak di Jawa Timur, telah mengorganisir tim gabungan untuk menangani kebakaran yang terjadi di sebuah gudang rongsokan pada Jumat malam di Jalan Barisan Indah. Tim yang dikerahkan terdiri dari berbagai unsur, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, kepolisian, dan TNI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Mereka bekerja bahu-membahu untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan yang dimiliki masing-masing institusi. Dalam upaya pemadaman, dua unit truk tangki dari Dinas Pemadam Kebakaran diturunkan, sedangkan Polres Sampang juga mengerahkan mobil *water canon* untuk membantu proses pemadaman. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Sampang, Zuhri, menyatakan bahwa berkat kerjasama yang baik, kebakaran di gudang rongsokan tersebut dapat berhasil dipadamkan. Kebakaran dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dan setelah berusaha, api baru bisa dikendalikan sekitar tiga jam kemudian, atau tepatnya pada pukul 21.30 WIB. Sayangnya, satu unit rumah milik warga yang terletak di belakang gudang tersebut turut terbakar, tetapi tim pemadam berhasil mengatasi situasi ini dengan cepat. Dalam rangka menghindari risiko yang lebih besar, PLN Sampang terpaksa mematikan aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran. Namun, situasi kini sudah kembali normal, dan di tempat kejadian hanya tersisa proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam. Insiden kebakaran di gudang rongsokan ini menjadi musibah ketiga yang terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Agustus. Sebelumnya, kebakaran juga dilaporkan di Desa Robatal, Kecamatan Robatal, dan di Desa Banyumas, Kecamatan Sampang pada siang hingga sore hari. Zuhri menjelaskan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui dengan pasti penyebab dari kebakaran di ketiga lokasi tersebut. Namun, dugaan awal menyatakan bahwa kebakaran kemungkinan disebabkan oleh sambungan arus pendek listrik. ANTARA