BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya, Fitriyanto Leksono, menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Fitriyanto menjelaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Peran orang tua dalam mendidik anak dengan baik, membangun komunikasi yang positif, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman menjadi kunci utama dalam mencegah kekerasan terhadap anak.
"Kekerasan terhadap anak dan perempuan adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian kita semua. Upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kita perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi mereka," tegas Fitriyanto, Sabtu, 31 Agustus 2024.
Selain keluarga, sekolah juga memiliki peran penting dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan. Sekolah dapat menjadi wadah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya kekerasan, serta membangun budaya yang menghormati hak-hak anak dan perempuan.
Fitriyanto juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai tanda-tanda kekerasan yang mungkin terjadi di sekitar mereka. Masyarakat harus lebih peka dan berani melaporkan segala bentuk kekerasan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.
--page
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Puspa Kota Palangka Raya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak serta perempuan di Kota Palangka Raya.
"Kami akan terus mengupayakan program-program yang mendukung perlindungan anak dan perempuan, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sehat dan aman," tutup Fitriyanto (PATHUR/Y)









