BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kalteng bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI berusaha mendorong minat baca masyarakat.
Langkahnya dengan melakukan pelatihan membaca nyaring. Mengingatkan membaca Nyaring (Read Aloud) bukan hanya sekedar kegiatan membaca, melainkan sebuah seni dalam menyampaikan cerita yang dapat memupuk kecintaan terhadap buku, khususnya anak-anak.
“Pelatihan Membaca Nyaring melibatkan instruktur dari Komunitas Reading Bugs, Read Aloud, dan pustakawan dari Perpusnas,” kata Sekretaris Dispusip Provinsi Kalteng, Arthur Mukkun, di palangka Raya baru baru ini.
Ia menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari orang tua siswa, guru, dan pustakawan/pegiat literasi.
Adapun membaca dan literasi sangat erat karena keduanya saling mempengaruhi dalam membangun keterampilan dan pengetahuan seseorang.
--page
Membaca adalah salah satu komponen utama dari literasi, yang mencakup kemampuan untuk memahami dan menggunakan bahasa tulis secara efektif. (HERMAWAN DP/y)









