**Borneonews - Sukamara**, Pemerintah Kabupaten Sukamara di Kalimantan Tengah telah mengambil langkah signifikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang tinggal di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Jelai dan Lunci. Masalah pasokan air bersih selama ini menjadi tantangan utama bagi masyarakat setempat.
Penyelesaian proyek penyambungan jaringan pipa ke rumah-rumah warga merupakan langkah nyata dari upaya pemerintah. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Sukamara, Surya Darma, pada hari Sabtu. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah pesisir ini menjadi perhatian utama sejak dimulainya pembangunan Embung Tempenek, yang dibantu oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) II. Embung tersebut difungsikan sebagai pusat penyimpanan air baku.
Darma menjelaskan bahwa tahap pertama dari proyek ini telah berhasil menyambungkan jaringan pipa ke rumah-rumah di Desa Sungai Baru. Sebagai langkah lanjut, penyambungan jaringan pipa ke kawasan Kelurahan Jelai juga akan dilakukan dan diharapkan sudah selesai pada tahun 2024. Setelah itu, pada tahun 2025, proyek akan dilanjutkan dengan penyambungan ke rumah-rumah di Desa Pulau Nibung, Sungai Raja, dan Bundung.
Darma menekankan bahwa rencana ini bertujuan untuk memastikan bahwa pada tahun 2025, kebutuhan air bersih di Kecamatan Jelai sudah terpenuhi sepenuhnya. Selain dari Kecamatan Jelai, langkah selanjutnya adalah penyambungan jaringan pipa bagi warga di Kecamatan Pantai Lunci yang direncanakan akan dimulai paling cepat pada tahun 2026 atau 2027.
Lebih jauh, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga pesisir ini dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Meski membutuhkan waktu yang tidak singkat, belanja ini akan memberikan hasil yang signifikan. Darma menyebutkan, total dana APBN yang digunakan mencapai Rp33 miliar, sedangkan dana APBD hampir mencapai Rp10 miliar dan tambahan dana TDF sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan penyaluran jaringan pipa ke rumah-rumah warga di Kecamatan Jelai.
IPAL, atau yang juga disebut *Wastewater Treatment Plant* (WWTP), adalah struktur yang dirancang untuk mengelola limbah biologis dan kimiawi dari air agar tidak membahayakan. Selain itu, pengolahan ini memungkinkan air yang dihasilkan untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, baik sebagai air minum maupun untuk keperluan lainnya. Darma menjelaskan bahwa pembangunan IPAL ini dilaksanakan oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi dan selesai pada tahun 2023. Air baku untuk IPAL ini akan disuplai melalui Embung Tempenek yang terletak di Desa Sungai Raja.
Darma berharap proses penyambungan jaringan pipa ke rumah-rumah warga tidak akan menemui kendala yang berarti. Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk seluruh warga, khususnya di Kecamatan Kuala Jelai dan Pantai Lunci. Di samping itu, upaya penyaluran air bersih ini juga merupakan bagian dari program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Oleh karena itu, pembangunan IPAL IKK Jelai juga diharapkan dapat mendukung masyarakat pesisir tidak hanya untuk kebutuhan mencuci, tetapi juga sebagai sumber konsumsi air bersih.
Selama musim kemarau, masyarakat di Kecamatan Jelai dan Kecamatan Lunci sering kali mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama untuk konsumsi. Untuk itu, pemerintah bersama dengan Balai Cipta Karya serta Balai Sumber Daya Air telah lama merancang program pemenuhan kebutuhan air bersih.
Darma menambahkan bahwa tahun ini, program ini telah berjalan baik dan berhasil memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Jelai. Ia optimis bahwa untuk Kecamatan Lunci, penyambungan jaringan pipa akan dapat dilanjutkan pada tahun 2027, mengingat pipa transmisi untuk IKK Lunci sudah terpasang dan siap dibangun di Desa Pulau Tabuk.
ANTARA
Pemerintah Sukamara Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pesisir
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







