SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Khofifah Indar Parawansa, yang merupakan bakal calon gubernur Jawa Timur, mengungkapkan bahwa kontribusi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di provinsi ini mencapai 59,18 persen. Hal ini menunjukkan betapa signifikan peran UMKM dalam penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Dalam penjelasannya, Khofifah menggarisbawahi pentingnya keberadaan UMKM di Jawa Timur sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang dapat dijadikan jalan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia merujuk pada pengalaman kunjungannya ke UMKM lokal, seperti gerai Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy yang terletak di Jalan Dharmahusada, Surabaya. Khofifah menyatakan, "Ini adalah pusatnya produk-produk kreatif makanan dan minuman khas Jawa Timur. Ini kali pertama saya datang ke sini, tetapi anak saya sudah sering berkunjung untuk membeli berbagai macam cemilan yang ditawarkan." Saat melihat langsung koleksi produk di rak-rak gerai, Khofifah terkesan dengan kemasan yang ditampilkan, yang menunjukkan kualitas tinggi dan kepatuhan terhadap standar kebersihan. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengamati label kemasan produk makanan dan minuman. Dia menemukan bahwa sebagian besar produk dari UMKM sudah memiliki sertifikasi halal dan telah melewati uji dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Ini menandakan bahwa produk UMKM Jawa Timur telah meningkat dalam kualitas. Kemasan yang menarik dan higienis menjadi salah satu penunjang kepercayaan konsumen," ujarnya. Khofifah juga menegaskan bahwa dia selalu menyempatkan diri untuk mengenali produk-produk unggulan UMKM saat berkunjung ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ia tidak jarang membeli produk-produk tersebut sebagai bentuk dukungan. "Kemasan yang baik menunjukkan bahwa UMKM di sini sudah melangkah ke arah yang lebih profesional. Saya berharap semua UMKM dapat terus berkembang dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat," tambahnya. Selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah terus berupaya membantu UMKM agar naik kelas melalui berbagai program. Di antaranya, *millennial job center* yang berfokus pada peningkatan desain, kualitas kemasan, serta memfasilitasi perizinan dan sertifikasi halal secara gratis. Selain itu, dia aktif melakukan misi dagang ke berbagai provinsi di Indonesia. "Dari apa yang kita lihat, kemasan produk UMKM sudah sangat baik. Apabila masing-masing pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk serta kemasan, mereka akan dapat naik kelas secara signifikan," ujarnya. Khofifah mengajak semua masyarakat untuk tidak ragu membeli produk UMKM Jawa Timur. Dukungan publik diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal. "Mari kita berikan dukungan dan pemberdayaan kepada UMKM, khususnya produk dari Jawa Timur," tutupnya. ANTARA