TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Rumah itu dulunya hampir roboh. Kayunya lapuk, atapnya bocor, dan lantainya yang berlubang tak lagi bisa melindungi penghuninya dari hujan atau panas. Namun, semuanya berubah berkat kerja keras dan gotong royong warga serta komitmen pemerintah desa setempat.

Program bedah rumah yang digagas oleh Pemerintah Desa Pulau Patai di Kabupaten Barito Timur ini, selain memperbaiki bangunan fisik juga telah membantu memulihkan harapan dan martabat warganya.

Kepala Desa Pulau Patai, Sumardi, turun langsung bergotong royong dalam kegiatan bedah rumah itu. Baginya, melihat warganya hidup dengan lebih layak adalah kebahagiaan tersendiri. 

"Kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 juta dari APBDes untuk bedah rumah itu. Uang tersebut kami gunakan untuk membeli bahan bangunan, dan sisanya kami andalkan gotong royong. Saya sendiri ikut turun tangan," ujarnya, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Program bedah rumah ini tidak hanya akan memberikan hunian yang layak bagi keluarga kurang mampu, tetapi juga menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat desa. Proses pengerjaan rumah dilakukan dengan penuh antusiasme.

--page

Penerima manfaat program bedah rumah adalah keluarga penyadap karet yang selama ini hidup dalam kesederhanaan. Rumah tua mereka yang hampir ambruk kini akan kokoh kembali, dengan dinding baru yang lebih kuat dan atap yang mampu menahan derasnya hujan.

Namun, Sumardi mengingatkan bahwa masih ada tujuh rumah lagi di desa yang membutuhkan perhatian dan bantuan serupa. 

"Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih banyak lagi. Harapan kami, setidaknya beban keluarga-keluarga ini bisa berkurang, terutama beban untuk membangun atau memperbaiki rumah," ungkapnya dengan penuh harap. (BOLE MALO/Y)