JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, telah resmi mengukuhkan pengurus Ikatan Doktor Alumni Universitas Jakarta (IKADA UNJ) untuk periode 2024 pada Sabtu lalu di Jakarta. Acara pengukuhan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para alumni untuk berperan aktif dalam masyarakat. Dalam sambutannya, Wiranto mengingatkan sekitar 5.800 alumni yang terdaftar dalam IKADA UNJ untuk senantiasa menjaga reputasi baik universitas yang mereka cintai dan memberikan kontribusi positif bagi negara. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik institusi pendidikan sehingga keberadaan alumni dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Wiranto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar IKADA UNJ, mengingatkan, “Hindari tindakan yang dapat mencoreng nama universitas.” Pesannya ini menekankan betapa pentingnya setiap individu dalam memberikan contoh yang baik di masyarakat. Ritual pengukuhan ditandai dengan penyematan pin tanda anggota IKADA UNJ kepada Dr. Drs. Mukhtadi, M.M. yang menjabat sebagai Inisiator sekaligus Ketua Umum untuk periode mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Wiranto menunjukkan keyakinannya bahwa IKADA UNJ akan memberikan kontribusi yang substansial bagi perkembangan bangsa, terutama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju yang dikenal dengan sebutan *Indonesia Emas 2045*. “Saya melihat semangat yang mereka miliki sangat luar biasa, semangat untuk bersama-sama dengan institusi dalam membangun negeri yang kita cintai. Menghadapi tantangan di masa depan memang tidak mudah, namun saya percaya bahwa kebersamaan kita, terutama dalam IKADA, akan mampu memberi sumbangsih terhadap cita-cita *Indonesia Emas 2045*,” ujarnya. Mengenai IKADA UNJ, Mukhtadi menjelaskan bahwa organisasi alumni ini didirikan pada 2 Mei 2024, bersamaan dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional. Pendirian kelompok ini diatur dalam Keputusan Direktur Pascasarjana UNJ dengan nomor: 907/SP/PS/2024. Ia menegaskan bahwa tujuan utama didirikannya IKADA UNJ adalah untuk mengumpulkan para alumnus doktor agar dapat berkolaborasi dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa. “Sejak UNJ meluncurkan program doktor pada tahun 1999 hingga saat ini, sudah ada 5.800 dokter alumni yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Mereka berkarier di berbagai bidang, baik pemerintahan, swasta, politik, maupun lembaga-lembaga lainnya. Sungguh sayang jika potensi mereka tidak digerakkan bersama. Maka, kami memfasilitasi inisiatif ini untuk menggalang kekuatan alumni pada 2 Mei 2024,” jelas Mukhtadi. Mukhtadi berharap bahwa keberadaan IKADA UNJ akan memastikan Indonesia dapat menjadi bangsa yang ideal dan sesuai harapan para pendiri negara. Ia optimis bahwa organisasi ini akan mampu membawa dampak positif, sehingga arah kehidupan berbangsa dan bernegara semakin jelas dan tidak menyimpang, dengan harapan agar perjalanan ke depan lebih terarah dan produktif. ANTARA