**Borneonews - Pontianak**, Pemerintah Kota Pontianak, yang terletak di Kalimantan Barat, aktif dalam mempromosikan praktik olahraga dan kegiatan donor darah di dalam masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup yang sehat dan memperkuat semangat gotong-royong di antara warga.
Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, menyampaikan bahwa kegiatan *Jalan Sehat* dan *Donor Darah* bukan sekadar acara peringatan, melainkan juga mencerminkan kepedulian kita terhadap kesehatan pribadi dan masyarakat. Pada hari Sabtu, saat membuka kegiatan di Pontianak Timur, ia menegaskan pentingnya menyelaraskan aktivitas tersebut dengan semangat kemerdekaan, mendorong olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari dan menjadikan aksi donor darah sebagai wujud dari misi kemanusiaan.
Ani Sofian juga memberi penghargaan kepada masyarakat Pontianak Timur atas antusiasme yang ditunjukkan dalam mengikuti berbagai kegiatan tersebut. "Partisipasi yang aktif dari warga mencerminkan kuatnya rasa nasionalisme dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat kita," ungkapnya.
Acara *jalan sehat* ini dihadiri oleh ratusan peserta dari beragam latar belakang. Selain itu, aksi donor darah berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah yang akan diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Pontianak.
Lebih lanjut, Ani Sofian berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terwujud dalam kegiatan ini dapat dijaga dan ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai tersebut tidak hanya pada saat memperingati HUT RI, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita gunakan momentum peringatan HUT RI ke-79 sebagai penguat tekad untuk bersama-sama membangun Kota Pontianak dan Indonesia menjadi lebih maju," ajaknya.
PMI Pontianak mencatat bahwa kebutuhan darah di kota tersebut mencapai 120 kantong setiap harinya. Oleh karena itu, PMI terus berusaha meningkatkan jumlah pendonor untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
ANTARA
Pemerintah Kota Pontianak Galakkan Olahraga dan Donor Darah
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Komentar (0)
Memuat komentar…







