**Borneonews - Lombok Utara**, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) telah meluncurkan Program *Shrimp Farming Technical Assistance Kick Off for Women-Led SMEs*, yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh perempuan di Lombok Utara.
Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, UNIDO Administrator, Lia Rosida, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi perempuan dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan melalui pendampingan teknis di lapangan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas mereka.
Lia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam memberdayakan kelompok perempuan yang terlibat dalam usaha budi daya udang, yang dinilai memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Proyek percontohan tersebut direncanakan berlangsung selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan, dan saat ini melibatkan sekitar enam kelompok, di mana lima kelompok berasal dari Kecamatan Bayan dan satu kelompok dari Lempenge Gangga.
Dengan penerapan teknologi yang diusung dalam program ini, peningkatan hasil budi daya udang dikatakan dapat mencapai 20 persen dibandingkan dengan hasil sebelumnya.
Selaras dengan hal ini, Bupati Lombok Utara, Djohan S, mengemukakan bahwa daerahnya kaya dengan tambak udang yang merupakan hasil dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta. Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam budi daya udang adalah program yang sangat penting dan patut mendapat apresiasi karena dampak positifnya yang luar biasa.
Lombok Utara memiliki keunggulan geografis yang mendukung budi daya udang, berkat garis pantai yang panjang dan sesuai untuk pengembangan tambak. Bupati Djohan menyatakan harapannya agar program ini dapat memperkuat ekonomi keluarga para pelaku usaha serta berkontribusi dalam mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah tersebut.
Riza Damanik, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, yang juga hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa mayoritas pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Oleh karena itu, program yang dilaksanakan oleh UNIDO ini dianggap sangat tepat sasaran.
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa diharapkan program ini dapat meningkatkan keterampilan para petambak perempuan, sehingga bisa berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga mereka. Dengan udang sebagai salah satu komoditas utama di pasar internasional, potensi daerah Lombok Utara yang memiliki garis pantai yang luas sangat mendukung kegiatan budi daya udang.
Riza menutup dengan menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas udang yang dihasilkan agar dapat memperoleh harga yang bersaing di pasar global.
ANTARA
Program UNIDO Tingkatkan Produktivitas UMKM Perempuan di Lombok Utara
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







