JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Ridwan Kamil dan Suswono, telah menjalani serangkaian tes kesehatan yang mencakup pemeriksaan penyalahgunaan narkoba dan evaluasi psikologi. Langkah ini merupakan bagian dari proses pemilihan kepala daerah Jakarta yang akan berlangsung pada tahun 2024. Direktur RSUD Tarakan, Dian Ekowati, menjelaskan bahwa kedua calon tersebut mengikuti sejumlah prosedur medis, termasuk *ultrasonografi* abdomen, *rontgen* thorax, serta analisis darah dan urine untuk mendukung pemeriksaan kesehatan dan mendeteksi potensi penggunaan narkoba. Proses pemeriksaan dimulai pada pukul 06.45 WIB dengan penjelasan dari tim dokter spesialis dan ketua tim pemeriksa. Setelah menjalani tes kesehatan serta analisis darah dan urine, Ridwan Kamil dan Suswono diberikan waktu untuk menikmati sarapan setelah menjalani puasa sebelumnya. Pada pukul 08.45 WIB, keduanya melanjutkan dengan wawancara psikologi dan melakukan tes kepribadian menggunakan *Minnesota Multiphasic Personality Inventory* (MMPI). Dian juga menambahkan bahwa pada saat Suswono memulai pemeriksaan psikologi dan wawancara dengan psikolog, Ridwan Kamil bertukar giliran untuk menjalani tes yang sama. Proses pemeriksaan kesehatan tahap pertama diperkirakan akan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, di mana keduanya diberikan waktu untuk beristirahat, melaksanakan sholat, dan menikmati makan siang. Selanjutnya, kedua pasangan calon ini akan menjalani pemeriksaan fisik lebih lanjut, yang akan dilakukan oleh dokter spesialis dan konsultan. Pemeriksaan ini akan menggunakan berbagai alat kesehatan canggih, termasuk *MRI*, *ultrasonografi*, *ekokardiografi*, dan *treadmill*. Dian memperkirakan bahwa proses pemeriksaan kesehatan untuk Ridwan Kamil dapat diselesaikan sebelum pukul 18.00 WIB. Ridwan Kamil dan Suswono tiba di RSUD Tarakan sekitar pukul 06.27 WIB, mengenakan seragam serasi dengan kemeja putih, sementara Suswono melengkapi penampilannya dengan peci hitam. Dalam kesempatan tersebut, Ridwan menyatakan bahwa tidak ada persiapan khusus yang dilakukan sebelum pemeriksaan, kecuali puasa. "Enggak ada persiapan khusus. Puasa aja, puasa makan," tuturnya. ANTARA