MANADO –
**Borneonews - Manado**, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi mengenai jaminan sosial, terutama kepada pemilik kapal dan nelayan yang beroperasi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini diarahkan untuk menjangkau lebih banyak individu agar dapat memahami manfaat program jaminan sosial. Kepala BPJAMSOSTEK Sulawesi Utara, Sunardy Syahid, menjelaskan bahwa pihaknya aktif melakukan sosialisasi tentang berbagai manfaat yang ditawarkan oleh *Jamsostek*. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa pada hari Sabtu, di mana Sunardy menegaskan pentingnya program ini bagi pelaku usaha perikanan, khususnya bagi para pemilik dan awak kapal penangkap ikan. Sunardy menekankan bahwa penting bagi setiap orang untuk memahami bahwa program *Jamsostek* tidak hanya memberikan perlindungan kepada para peserta, tetapi juga menjamin kesejahteraan bagi anggota keluarga mereka. Para pemilik kapal dan awak kapal adalah kelompok yang tergolong dalam kategori pekerja rentan, terutama karena mereka menghabiskan waktu mereka bekerja di laut untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sunardy juga menambahkan bahwa pekerja di sektor perikanan, terutama yang berada di kapal penangkap ikan, wajib dilindungi oleh program *Jamsostek*, terutama melalui dua jenis program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian. Dengan dukungan dari program tersebut, diharapkan para pekerja di kapal ikan dapat menjalankan aktivitas mereka dengan rasa aman, sehingga keluarga mereka dapat merasa tenang. Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala UPTD Balai Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa, Tommy GE Possumah; Perwakilan PPS Bitung, Didi Baraham; serta Syahbandar Perikanan Pantai Tumumpa, Ibnu. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial di sektor perikanan. ANTARA