BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Badan Sar Nasional (Basarnas) melakukan simulasi operasi penanganan kecelakaan yang melibatkan atlet layar dalam rangka Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di wilayah Aceh. Kegiatan ini berlangsung di kawasan arena olahraga layar yang terletak di perairan muara Krueng Aceh, tepatnya di Kota Banda Aceh, pada hari Sabtu. Simulasi ini melibatkan kapal SAR KM Kresna 232 serta beberapa perahu karet. Selain itu, ambulans disiapkan untuk melakukan evakuasi bagi para korban menuju rumah sakit terdekat. Pelaksana Harian Kepala Basarnas Banda Aceh, Eko Suprianto, menjelaskan bahwa tujuan dari simulasi ini adalah untuk mempersiapkan seluruh personel SAR menghadapi kemungkinan evakuasi atlet layar saat mereka bersiap bertanding di PON XXI Aceh-Sumut. Eko menegaskan bahwa simulasi kali ini melibatkan sebanyak 100 personel gabungan. Selain dari Basarnas, pelaksanaan simulasi ini juga melibatkan anggota TNI Angkatan Laut, kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tim medis, serta lembaga-lembaga terkait lainnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di cabang olahraga layar terdapat beberapa jenis insiden yang dapat terjadi, seperti patah tiang layar, tabrakan antar perahu, dan berbagai situasi yang dapat membahayakan keselamatan atlet. Oleh karena itu, personel SAR sangat perlu memahami tindakan yang harus diambil jika terjadi insiden atau kecelakaan di laut. Terkait dengan penugasan personel SAR dalam PON XXI Aceh-Sumut, Eko Suprianto menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan total 169 personel yang akan ditempatkan di beberapa daerah kabupaten dan kota yang menjadi tuan rumah cabang olahraga, terutama yang berhubungan dengan kegiatan di perairan. Eko menjelaskan bahwa personel SAR ditempatkan di beberapa lokasi, termasuk Kota Sabang, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Selain itu, mereka juga memastikan bahwa perlengkapan utama untuk operasi SAR dipersiapkan dengan baik. ANTARA