JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dewa United Banten (DUB) memutuskan untuk melepaskan salah satu pemainnya, Jordan Oei, sebagai langkah evaluasi untuk memenuhi kebutuhan tim dalam menghadapi kompetisi *Indonesian Basketball League* (IBL) 2025. Berdasarkan informasi yang tertera di laman resmi IBL, pemain berusia 21 tahun ini tidak termasuk dalam rencana strategi klub untuk menyusun formasi tim yang akan bersaing di musim mendatang. Keputusan ini menunjukkan fokus DUB dalam merencanakan masa depan skuad mereka. Jordan Oei, yang memiliki tinggi badan 1,83 meter, menjadi pemain pertama yang dilepas oleh DUB setelah bergabung dengan tim selama dua musim bersama rekan-rekannya, termasuk Lester Prosper. Selama debutnya di Dewa United sebagai *rookie* di musim 2023, ia terlibat dalam empat pertandingan di IBL 2024. Namun, kontribusinya di lapangan tampak terbatas, dengan hanya mencatatkan waktu bermain sekitar lima menit per pertandingan tanpa mencetak angka, serta hanya memberikan satu *assist* saat bertanding melawan Satya Wacana Salatiga. Meskipun performa di lapangan tidak memenuhi harapan, Jordan tetap dianggap pemain yang memiliki potensi besar mengingat prestasi yang pernah diraihnya. Salah satu pencapaian pentingnya adalah saat ia dipilih untuk mewakili Indonesia di ajang ASEAN University Games 2024 yang diadakan di Surabaya, Jawa Timur, bersama rekan setimnya, Bryan Fernando Korisano. Dengan berita mengenai pelepasan Jordan Oei ini, masa depannya di liga masih menjadi tanda tanya, dan penggemar maupun pengamat menunggu perkembangan selanjutnya. Sementara itu, Dewa United berhasil menutup musim reguler IBL 2024 dengan menempati posisi teratas, berhasil mengumpulkan 48 poin hasil dari 22 kemenangan dan hanya 4 kekalahan. Di babak playoff, mereka sukses mencapai semifinal, walau akhirnya harus mengakui kekalahan dari Satria Muda Pertamina Jakarta. ANTARA