KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah menjalin kerja sama dengan 19 sekolah menengah atas di Nusa Tenggara Timur untuk mengembangkan konsep Sekolah Digital IM3. Upaya ini diluncurkan pada tanggal 31 Agustus 2024 di SMA Negeri 5 Kupang, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Julandi George Fransiskus, yang menjabat sebagai SVP Head of Region Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa implementasi program tersebut telah dimulai sejak bulan Juli 2024. Setiap sekolah yang terlibat akan menerima 200 kartu perdana IM3 serta layanan *Fixed Wireless Access* (FWA), yang memungkinkan para siswa untuk mengakses internet dengan cepat dan stabil melalui jaringan IM3 yang luas. Sekolah-sekolah yang ikut serta dalam program ini meliputi SMAN 5 Kupang, SMAN 3 Kupang, SMK Negeri 2 Soe, SMPN 1 Miomaffo Barat, dan SMAN 1 Komodo, serta beberapa sekolah lainnya di Kabupaten Flores Timur. Penerapan Sekolah Digital IM3 ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses internet, tetapi juga untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan mendorong kreativitas para pelajar di Kupang. Untuk mendukung tujuan tersebut, IM3 berkomitmen untuk mengoptimalkan jaringan dengan menambah infrastruktur menara BTS. Julandi menyampaikan bahwa secara keseluruhan, Indosat menargetkan 400 sekolah di wilayah Bali dan Nusa Tenggara untuk bergabung dalam program Sekolah Digital IM3, dengan saat ini telah terjalin kerja sama dengan 114 komunitas, termasuk sekolah dan kampus. Fahd Yudhanegoro, yang menjabat sebagai EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan digital dalam proses pembelajaran. Dalam upaya memperluas jaringan di Nusa Tenggara Timur, Indosat juga telah menambah menara BTS 4G sebanyak 273 persen, sehingga jumlah total BTS kini mencapai lebih dari 650 per Juli 2024. Seiring dengan penambahan BTS, Indosat mencatat adanya peningkatan trafik data yang signifikan, yaitu sebesar 40 persen jika dibandingkan dengan periode sebelum ekspansi. Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Kupang, Veronika Wawo, menyatakan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh Indosat Ooredoo Hutchison. Dia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang digital. Veronika juga mencatat bahwa sinergi ini sejalan dengan program pemerintah “Sekolah Penggerak,” di mana digitalisasi sekolah menjadi salah satu fokus utamanya. Diharapkan bahwa kerjasama yang berkelanjutan ini akan menciptakan dampak positif dalam mengurangi kompleksitas operasional, meningkatkan efisiensi, serta menghadirkan inspirasi dan inovasi di lingkungan sekolah, baik dalam ilmu pengetahuan maupun kewirausahaan. ANTARA