**Borneonews - Tanah Bumbu**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Bumbu, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, kini tengah menunggu kehadiran pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya. Proses pendaftaran akan diperpanjang hingga Minggu, 1 September, dengan tujuan memberi kesempatan bagi calon lain untuk berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang.
Ketua KPU Kabupaten Tanah Bumbu, Puryadi, menginformasikan bahwa batas akhir pendaftaran pasangan calon seharusnya jatuh pada Kamis, 29 Agustus. Namun, hingga saat ini hanya ada satu pasangan calon yang telah mendaftar, sehingga KPU memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari.
Puryadi menambahkan bahwa akumulasi perolehan suara yang sah di DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, jika ada koalisi, masih memungkinkan untuk mengusung pasangan calon lain dalam kontestasi Pilkada 2024. Saat ini, pasangan Andi Rudi-H. Bahsanudin (ARB) tercatat telah mendaftarkan diri ke KPU dengan dukungan dari delapan partai, termasuk PAN, PKS, Nasdem, Gerindra, PDIP, Partai Golkar, serta dua partai non-parlemen, yaitu Partai Demokrat dan Partai Ummat.
Harapan Puryadi adalah agar terdapat putra atau putri terbaik dari daerah setempat yang bersedia mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati dalam periode pendaftaran yang diperpanjang ini. Ia mengingatkan bahwa akan kurang ideal jika Pilkada hanya diikuti oleh satu pasangan calon, karena hal tersebut dapat mengurangi esensi demokrasi, mengingat tidak adanya kompetisi.
Lebih lanjut, Puryadi menjelaskan bahwa jika pada akhir pendaftaran hanya ada satu pasangan calon, hal itu akan membuat penyelenggaraan Pilkada menjadi lebih berat. Ia khawatir hal ini dapat mengakibatkan menurunnya angka partisipasi pemilih dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya.
KPU Tanah Bumbu tetap optimis untuk menjaga partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya, sebagaimana yang terjadi pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden sebelumnya. Sebagai salah satu strategi, mereka melakukan sosialisasi serta bekerja sama dengan pemerintah daerah. Sosialisasi ini mencakup imbauan kepada camat dan kepala desa untuk mendorong warganya agar aktif berpartisipasi dan tidak ada yang memilih untuk *golput*.
Puryadi juga menekankan pentingnya komunikasi melalui media sosial dan pendekatan langsung ke lapangan, terutama di daerah pelosok, untuk memastikan tidak ada calon pemilih yang merasa apatis dan kehilangan kesempatan untuk memberikan suaranya.
ANTARA
KPU Tanah Bumbu Perpanjang Pendaftaran Calon Pilkada 2024
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







