BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, baru-baru ini menerima dukungan logistik untuk penanggulangan bencana dari pemerintah provinsi. Bantuan ini memiliki total nilai mencapai Rp380 juta yang akan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam menghadapi situasi darurat. Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Eka Diana, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut mencakup berbagai jenis barang, seperti makanan siap saji, tenda, dan kasur. Menurutnya, meskipun total anggaran telah disalurkan, tidak semua barang bantuan telah diterima di lokasi. Saat ini, masih terdapat beberapa truk yang harus dijemput untuk melengkapi penerimaan logistik. Eka menambahkan bahwa gudang logistik di dinasnya saat ini sudah terisi banyak sekali barang, meliputi stok logistik lama serta bantuan baru yang diberikan oleh pemerintah provinsi. Ia juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penjemputan sisa logistik bencana yang masih tersimpan di provinsi. Penerima bantuan logistik ini diutamakan bagi warga yang terkena dampak bencana, serta untuk memberikan santunan kepada orang-orang yang terlantar di wilayah tersebut. Dinsos Mukomuko baru-baru ini juga memberikan bantuan logistik kepada keluarga korban yang mengalami insiden akibat tertimpa kayu di Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya. Sumber bantuan logistik bencana di daerah ini tidak hanya berasal dari pemerintah provinsi dan Kementerian Sosial, namun hingga saat ini, Kabupaten Mukomuko belum menerima bantuan dari pemerintah pusat. Untuk itu, Dinas Sosial berencana untuk menyampaikan proposal usulan bantuan logistik bencana kepada kementerian terkait. Eka Diana juga menjelaskan bahwa mereka belum melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengajukan bantuan logistik bencana. Ia menjelaskan bahwa jenis-jenis bantuan yang biasa diajukan ke kementerian mencakup makanan, pakaian, dan kain. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ketika terjadi musibah, ada dana yang dialokasikan dalam APBD untuk membeli berbagai kebutuhan korban bencana. Kebutuhan tersebut antara lain meliputi telur, minyak, beras, air minum, mi instan, serta material bangunan bagi korban kebakaran. ANTARA