BORNEONEWS, Buntok - Dari sekian banyaknya alat transportasi arus mudik lebaran yang di gunakan masyarakat di wilayah Barito Selatan (Barsel) dan sekitarnya, ternyata kapal motor masih diminati,sebagai alat transportasi alternatif.

Kapal motor nya yang bisa membawa ratusan penumpang itu sebenarnya sudah lama tidak diminati masyarakat. Selain kapal motor tersebut  tidak bisa mengantar penumpang dengan cara cepat, juga masih banyak pilihan lain, seperti speedboat, atau transportasi darat.

Nakoda KM Pancar Mas, Mahmud mengatakan, pihaknya juga merasa kaget karena sudah lama kapal motor yang ia nahkodainya tidak membawa penumpang dalam jumlah banyak.

"Setelah banyaknya alat transportasi cepat, biasanya  kami hanya dapat kebagain membawa barang-barang saja. Tapi dalam minggu ini sangat mengagetkan kami, karena penumpangnya dari Banjarmasin, Buntok, Muara Teweh, cukup banyak," ucapnya Mahmud dengan wajah girang, Rabu (13/7/2016) 

Ia juga menjelaskan dari sekian banyak kapal motor yang sebelumnya beroperasi di DAS Barito untuk jurusan Banjarmasin Buntok Muara Teweh, kini hanya KM Pancar Mas yang masih bertahan.

"Biasanya kapal ini berlabuh dari Muara Teweh pada setiap hari Kamis melintasi Kota Buntok dan desa lainnya. Kemudian dari Banjarmasin berangkat pada setiap hari Selasa," ujarnya.

Sementara Hj Rokayah, warga Taluk Timbau menuturkan, merasa terbantu dengan masih adanya kapal motor tersebut. Apa lagi jika harus membawa barang dalam jumlah banyak dari Banjarmasin atau Buntok.

"Kamarin kami mudik lebaran ingin menggunakan speedboat. Tapi semuanya penuh. Untungnya masih ada kapal Pancar Mas. Jadi kami tidak perlu cepat, yang penting selamat sampai tujuan," tandasnya. (LAILY MANSYUR/m)