BORNEOENEWS, Sampit - Rajianur, 28, warga Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tewas setelah motor Suzuki Shogun yang dikendarainya tanpa menggunakan lampu, bertabrakan dengan Yamaha Scorpio KH 2487 LK yang dikendarai oleh Tedi Karyadi, di Jl HM Arsyad Km 66, Desa Lempuyang, Selasa (12/7/2016).
“Laka lantas itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIB. Di jalan itu tidak ada penerangan, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari, dan membuat satu pengendara tewas, dua lainnya luka-luka,” ujar Dullah, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, Rabu (13/7/2016).
Sebelum kecelakaan terjadi, Dulah melihat pengendara motor Shogun melaju dari arah Pantai Ujung Pandaran dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampainya di tempat kejadian, dari arah berlawanan datang sebuah motor Scorpio dikendarai Tedi yang berboncengan dengan Abdul Latif.
Karena pengendara yang datang dari arah Sampit menuju Ujung Pandaran itu tidak melihat kendaraan korban, kecelakaan tidak dapat dihindari. Warga sekitar yang melihat kejadian itupun langsung keluar rumah. Warga juga menghubungi polisi.
Sedangkan korban yang tewas dibawa ke puskesmas untuk divisum. Sementara dua korban lainnya langsung dirawat agar luka yang dideritanya dapat segera diobati. (M HAMIM/m)
Akibat Lampu Motor Mati Saat Malam Hari, Shogun Adu Kuat dengan Scorpio
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







