JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Petarung kelas welter di tingkat *Ultimate Fighting Championship* (UFC), Shavkat Rakhmonov, secara resmi menantang juara saat ini, Belal Muhammad, untuk berkompetisi memperebutkan gelar juara. Dalam pernyataannya, Rakhmonov menyatakan telah menerima tawaran dari UFC untuk bertanding melawan Belal dan mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi sang juara kapan saja. Namun, Rakhmonov menyayangkan keputusan Belal yang menolak tantangannya dengan alasan bahwa saat itu Belal tidak siap untuk mempertahankan sabuk juaranya. “Mari kita tunggu perkembangan berikutnya, karena kapan pun dia siap, saya akan siap menghadapi pertarungan ini,” ungkap petarung asal Kazakhstan tersebut sesuai yang dilaporkan oleh laman resmi *MMA Fighting*. Sebelum berhasil meraih gelar juara, Belal pernah menyatakan bahwa ia berkomitmen untuk menjadi juara yang aktif dan akan lebih sering mempertahankan gelarnya. Rakhmonov merasa ada inkonsistensi dalam pernyataan Belal, terutama karena hingga saat ini Belal belum menunjukkan kesiapan untuk bertarung melawannya. Belal Muhammad meraih gelar juara kelas welter seberat 170 pon dengan kemenangan mutlak melawan Leon Edwards pada acara utama UFC 304 yang berlangsung di Manchester pada Juli 2024. Setelah keberhasilannya tersebut, Rakhmonov yang kini menduduki peringkat ketiga dalam *MMA Fighting Global Rankings* dikabarkan menjadi calon lawan berikutnya. Namun, perhatian Belal saat ini lebih terfokus pada mantan juara, Kamaru Usman. Rakhmonov memiliki catatan impresif dengan rekor tak terkalahkan 18-0 sebagai petarung profesional, termasuk enam kemenangan di dalam oktagon. Dalam pertandingan terbarunya, petarung yang dijuluki "Nomad" ini berhasil mengalahkan penantang gelar dua kali, Stephen Thompson, di babak kedua dalam UFC 292 pada Desember 2023. Setelah pertarungan itu, Rakhmonov mengambil waktu untuk memulihkan diri dan bersiap menghadapi kesempatan untuk merebut gelar juara. Meski ia berumur 29 tahun, Rakhmonov menyatakan kesiapannya untuk menerima tantangan melawan Belal, baik segera maupun jika pertarungan harus ditunda hingga tahun 2025. “Saya akan tetap menunggu dengan sabar. Jika mereka mengatakan Desember atau Januari, saya akan siap. Bahkan jika itu diadakan pada April atau Mei, tidak jadi soal,” jelasnya. Rakhmonov menekankan bahwa ia merasa sudah layak bertarung demi sabuk tersebut dan akan memastikan bahwa ia dalam keadaan siap. “Kapan pun Belal siap, saya akan siap untuk bertarung,” tutupnya dengan tegas. ANTARA