JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Rombongan yang membawa duplikat bendera pusaka merah putih dan naskah teks Proklamasi tiba di Monumen Nasional (Monas) pada hari Sabtu sekitar pukul 16.15. Mereka diiringi oleh penampilan drumband dari TNI-Polri dan pasukan berkuda yang menambah semarak momen tersebut. Bendera pusaka serta naskah Proklamasi dibawa dari Ibu Kota Nusantara, yang terletak di Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kedua benda bersejarah ini ke ruang penyimpanan yang ada di cawan Monas. Proses pengembalian ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk merayakan bulan Kemerdekaan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Kedua benda pusaka ini diangkut menggunakan mobil taktis Maung, yang juga digunakan ketika bendera dan naskah Proklamasi dikirab dari Monas menuju Bandara Halim Perdanakusuma sebelum dibawa ke Ibu Kota Nusantara pada 10 Agustus yang lalu. Sesuai dengan amanat Pasal 5 Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, bendera pusaka harus disimpan dan dijaga keberadaannya di Monumen Nasional Jakarta sebagai bagian dari warisan bangsa. Dari pantauan di lokasi, berbagai persiapan telah dilakukan. Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) telah berdiri di sepanjang jalan yang dilalui rombongan kirab, mulai dari Pintu Gambir Monas menuju cawan Monas. Selain itu, belasan pasang abang none Jakarta juga telah siap menyambut di pintu masuk menuju area cawan Monas. Iring-iringan kirab semakin meriah dengan atraksi dan penampilan dari drumband yang melibatkan tiga matra TNI. Sejak pukul 15.00 WIB, masyarakat sudah berkumpul menanti kedatangan kirab bendera Merah Putih dan Naskah Proklamasi yang datang dari Bandara Halim Perdanakusuma. Antusiasme masyarakat menandakan betapa pentingnya momen ini bagi bangsa Indonesia. ANTARA