SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, RSUD Dr. Moewardi yang terletak di Solo, Jawa Tengah, telah melakukan pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon kepala daerah di wilayah Solo Raya. Proses pemeriksaan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2024. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi, dr. Cahyono Hadi, menjelaskan bahwa tes kesehatan diadakan secara serentak selama periode tersebut. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, termasuk kesehatan jasmani, kesehatan rohani, serta pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Pemeriksaan kesehatan jasmani meliputi sejumlah poin penting, seperti analisis penyakit dalam, pemeriksaan jantung dan pembuluh darah, paru-paru, serta spesialis bedah. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga mencakup bidang urologi, ortopedi, obstetri ginekologi (*obsgin*), neurologi, mata, telinga-hidung-tenggorokan (THT), serta kesehatan gigi dan mulut. Pada hari kedua, yaitu Minggu (1 September), proses pemeriksaan akan berlanjut dengan fokus utama pada deteksi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh BNN. Sementara itu, pada hari terakhir pemeriksaan, Senin (2 September), para pasangan calon akan menjalani tes psikologi. Jumlah pasangan calon yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan di rumah sakit ini tercatat sebanyak 20 pasang, yang berasal dari sepuluh daerah. Di antaranya, Kabupaten Sukoharjo diwakili oleh satu pasangan calon, sedangkan Kota Salatiga mengirimkan tiga pasangan calon. Selain itu, beberapa kabupaten lainnya yang turut berpartisipasi meliputi Kabupaten Pacitan, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Blora, masing-masing mengirimkan dua pasangan calon untuk mengikuti tes ini. Untuk mewujudkan pemeriksaan tersebut, pihak RSUD Dr. Moewardi telah membentuk Tim Pemeriksaan *Medical Check Up* Pilkada 2024 yang diketuai oleh dr. Wahyu Dwi Atmoko. Tim ini melibatkan 15 kelompok staf medis (KSM) yang berperan sebagai tim pemeriksa. KSM yang terlibat meliputi bidang mata, jiwa, patologi klinik, patologi anatomi, radiologi, kesehatan kerja-Keluarga, ortopedi, urologi, bedah, neurologi, jantung, obstetri ginekologi, paru-paru, serta kesehatan gigi dan mulut, serta penyakit dalam. ANTARA