**Borneonews - Jakarta**, Grup musik Efek Rumah Kaca (ERK) telah mengumumkan dengan bangga bahwa album terbarunya berjudul *Rimpang* kini tersedia dalam format piringan hitam atau *vinyl*. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya album tersebut diluncurkan dalam format digital dan CD.
Dalam kolaborasi erat dengan perusahaan rekaman demajors, ERK mempersembahkan album *Rimpang* dalam bentuk piringan hitam, yang menawarkan pengalaman mendengarkan yang lebih beragam. Vokalis ERK, Cholil, menyatakan, "Tentunya senang sekali, dengan hadirnya *vinyl* ini ragam kehangatan dalam mendengarkan album *Rimpang* pun bisa banyak caranya. Bisa melalui platform *streaming* digital, CD, dan sekarang akhirnya *vinyl*."
Piringan hitam album ini akan tersedia dalam dua versi, yaitu reguler dan edisi terbatas, dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp450 ribu per keping. Piringan hitam versi reguler sudah bisa ditemukan di seluruh jaringan pemasaran, serta dapat dipesan secara daring melalui situs resmi demajors. Untuk penjualan piringan hitam edisi terbatas, informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.
Album *Rimpang* merupakan karya keempat dari Efek Rumah Kaca. Merilisnya pada awal tahun 2023, album ini dianggap sebagai representasi mengenai harapan yang beragambaik yang kecil maupun besar, muncul dengan cara yang acak dan tidak teratur, tanpa adanya hierarki, dalam berbagai situasi yang terkadang tidak terlihat.
Di panggung Anugerah Musik Indonesia 2023, album *Rimpang* berhasil masuk dalam kategori nominasi untuk Album Alternatif Terbaik. Selain itu, lagu "Fun Kaya Fun," yang merupakan kolaborasi bersama Suraa, juga dinominasikan dalam kategori Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik. Karya ini mendapatkan perhatian yang luas dan menunjukkan kualitas serta daya tarik yang dimiliki oleh Efek Rumah Kaca dalam industri musik.
ANTARA
Efek Rumah Kaca Rilis Album Rimpang dalam Format Piringan Hitam
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







