SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada hari Sabtu di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie, yang terletak di Kota Samarinda. Proses pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dalam suasana yang tertib. Seluruh kegiatan ini diawasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dan pengawasan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Seorang anggota Bawaslu Mahakam Ulu, Leonder Awang, menyampaikan bahwa ketiga pasangan calon telah melaksanakan serangkaian tes kesehatan. Namun, hasil pemeriksaan tersebut masih menunggu selama dua hari untuk pengulangan dan pengambilan sampel tambahan guna memastikan kondisi kesehatan mereka secara lebih mendalam. Pemeriksaan kesehatan dimulai pada pukul 07.00 Wita dan mencakup berbagai tahapan penting. Di antaranya adalah pengambilan sampel urine, pemeriksaan darah, pengukuran tanda-tanda vital, tes psikologi, wawancara, serta pemeriksaan narkoba. Ketiga pasangan calon yang berpartisipasi dalam proses ini adalah Novita Bulan-Artya Fathra Marthin (dikenal dengan nama Prima), Yohanes Avun-Yohanes Juan Jenau (yang biasa disebut Avun-Juan), dan Owena Mayang Shari Belawan-Stanislaus Liah (sering disingkat Manis). Masing-masing dari pasangan calon tersebut telah menjalani puasa pada malam sebelumnya, yakni Jumat (30/8), mulai pukul 22.00 Wita, sebagai salah satu syarat penting untuk pengambilan gula darah. Selama pekan pemeriksaan kesehatan di RSUD AWS yang berlangsung hingga Senin (2/9), sejumlah prosedur dilakukan, yang meliputi pengambilan sampel urine dan darah puasa, serta pengukuran tanda-tanda vital. Setelah melakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan gula darah puasa, mereka akan diminta untuk kembali berpuasa selama dua jam guna melakukan pengambilan darah kedua. Pengambilan ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa dua jam setelah mereka makan, yang merupakan bagian dari pemeriksaan lanjutan. Pada hari Minggu (1/9), para pasangan calon akan melakukan upaya pemulihan kondisi fisik. Mereka disarankan untuk beristirahat dengan cukup dan mengonsumsi makanan yang bergizi agar siap menghadapi rangkaian pemeriksaan lanjutan pada hari Senin. Sehari setelahnya, yakni pada Senin (2/9), para pasangan calon diharuskan untuk kembali berpuasa demi persiapan pemeriksaan lanjutan. Mereka disarankan untuk tidak makan selama enam jam yang menjadi syarat untuk pemeriksaan *ultrasonografi* (USG) abdomen, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel urine untuk pemeriksaan narkoba. Setelah melalui sejumlah tahapan pemeriksaan tersebut, para pasangan calon yang diwawancarai menyatakan rasa syukur mereka. Mereka merasa senang dapat menyelesaikan rangkaian tes kesehatan ini dan berharap proses pemeriksaan lanjutan pada Senin mendatang dapat berjalan dengan lancar. ANTARA