**Borneonews - Kulon Progo**, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah melaksanakan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Trisik. Proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap sekaligus mendongkrak pendapatan para nelayan lokal.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Trenggono, mengungkapkan bahwa pembangunan TPI Trisik secara resmi dimulai dengan acara doa bersama yang dihadiri oleh seluruh nelayan di Pantai Trisik. Dalam sambutannya, Trenggono menyebutkan bahwa nelayan di kawasan tersebut telah lama tidak memanfaatkan TPI yang ada. Sebelumnya, mereka terpaksa menggunakan tempat darurat untuk menjual serta melelang ikan, karena TPI yang dibangun pada tahun 2006 telah rusak akibat abrasi.
Letak TPI Trisik yang baru ini berjarak sekitar 100 meter dari lokasi yang sebelumnya. Proyek ini juga mendapatkan *palilah* dari Penghageng Panitikismo Kadipaten Pakualaman Yogyakarta sebagai bentuk dukungan resmi. Trenggono menambahkan bahwa tujuan doa bersama ini adalah untuk memohon agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan TPI yang baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat pesisir di Trisik serta masyarakat Kalurahan Banaran secara umum.
Lebih lanjut, Trenggono menjelaskan bahwa pembangunan TPI Trisik merupakan bagian dari program Gerbang Segoro, yang diusung melalui dana keistimewaan tahun 2024. TPI yang dibangun dengan konsep HEBAT (Higienis, Ekonomis, Bersih, Aman, dan Tertib) ini mengusung arsitektur yang mencerminkan budaya Yogyakarta dan sekaligus berfungsi sebagai destinasi wisata untuk memperkuat daya tarik Pantai Trisik.
Diharapkan, TPI yang sedang dibangun ini tidak hanya memiliki keunggulan dalam aspek struktur bangunan, tetapi juga dalam pengelolaannya. Ketua TPI Trisik, Suratiman, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, serta dana keistimewaan DIY, atas pembangunan kembali TPI yang telah mengalami kerusakan.
Suratiman meyakini bahwa keberadaan TPI yang baru ini akan memacu semangat para nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Selain itu, keberadaan TPI ini diharapkan dapat mendorong perkembangan usaha-usaha pendukung seperti pendorong perahu, pengolahan ikan, dan kebutuhan lainnya yang akan diisi oleh generasi muda, termasuk para nelayan milenial.
"Kami optimis bahwa TPI Trisik akan menjadi pusat ekonomi baru di wilayah ini," katanya dengan penuh keyakinan.
ANTARA
Pembangunan TPI Trisik Diharapkan Tingkatkan Ekonomi Nelayan
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







