**Borneonews - Bengkulu**, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu memberikan peringatan kepada partai politik serta instansi pemerintah daerah agar tidak melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2024.
Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan kepada semua partai politik dan lembaga pemerintah daerah. Surat tersebut bertujuan untuk mencegah keterlibatan ASN dan penggunaan kendaraan dinas dalam kegiatan politik yang terkait dengan pilkada.
Faham Syah menekankan pentingnya netralitas ASN dalam konteks politik praktis. Dia menjelaskan bahwa ASN dilarang untuk terlibat dalam kegiatan kampanye, menunjukkan kecenderungan, atau berafiliasi dengan salah satu peserta pemilu. Pihak Bawaslu juga sudah memberikan peringatan kepada semua instansi terkait untuk menjaga netralitas ASN.
Lebih lanjut, Faham Syah mengingatkan agar para peserta pilkada tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya negara selama mengikuti tahapan pemilihan. Apabila ditemukan bukti keterlibatan ASN dalam politik praktis, kasus tersebut akan dilaporkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk proses penegakan disiplin kepegawaian.
Di sisi lain, menjelang pilkada gubernur, terdapat dua pasangan calon yang masih terhubung dengan birokrasi pemerintahan daerah. Gubernur Bengkulu petahana, Rohidin Mersyah, telah resmi mendaftar pada hari terakhir pendaftaran. Selanjutnya, mantan wali kota yang telah menyelesaikan masa jabatannya pada tahun 2023 lalu, Helmi Hasan, juga mendaftar sebagai calon, dengan Mian, bupati Bengkulu Utara petahana, sebagai pasangannya.
Sementara itu, bupati petahana di Kabupaten Mukomuko, Sapuan, juga mengajukan diri untuk mencalonkan kembali pada periode kedua, berpasangan dengan wakil bupati petahana, Wasri. Bupati Rejang Lebong, Syamsul Effendi, juga siap mengikuti Pilkada 2024. Di Kabupaten Lebong, bupati petahana Kopli Ansori telah resmi mendaftar sebagai calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Sebagai catatan tambahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah juga melangkah maju dengan mendaftar sebagai calon bupati pada pilkada mendatang. Beberapa nama lainnya, seperti Bupati Seluma petahana Erwin Octavian, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, serta Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rifa'i Tajuddin dan Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, juga tercatat untuk ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024.
ANTARA
Bawaslu Bengkulu Ingatkan Partai Politik Agar Tidak Libatkan ASN di Pilkada 2024
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong, Sedikitnya 10 Rumah Warga Terbakar
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Sopir Ditemukan Kejang dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil hingga Kaca Kendaraan Dipecahkan
OMC di Kalteng: Delapan Sortie, 5,2 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl Ditabur dalam Sehari
Komentar (0)
Memuat komentar…







