PALANGKARAYA –
**Borneonews - Kuala Kurun**, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Budi Supervisi, mengungkapkan bahwa terdapat banyak kios dan lapak di Pasar Baru Kuala Kurun yang masih tersedia dan siap untuk disewakan kepada para pedagang. Menurutnya, saat ini ada sejumlah kios yang kosong di pasar tersebut. "Kios dan lapak di Pasar Baru Kuala Kurun saat ini masih ada yang kosong dan siap disewakan kepada pelaku usaha," jelasnya saat dihubungi dari Kuala Kurun. Dalam penjelasannya, Budi memberikan rincian mengenai tarif sewa untuk kios. Terdapat total lima pintu kios dengan tarif sewa Rp9 juta per tahun, di mana empat pintu telah terisi dan satu pintu masih tersedia. Sedangkan untuk kios dengan tarif Rp7,2 juta per tahun, dari 25 pintu, tujuh pintu sudah disewa dan 18 pintu masih bisa disewa. Untuk tarif Rp6,3 juta per tahun, semua lima pintu kios telah terisi. Selain kios, ada 32 lapak yang tersedia di Pasar Baru Kuala Kurun. Dari jumlah tersebut, 18 lapak sudah laku disewa sedangkan 14 lapak lainnya masih siap disewakan dengan tarif Rp1,2 juta per tahun. "Bagi pelaku usaha yang berminat untuk menyewa kios atau lapak, dapat datang langsung ke kantor Disperindag Gumas, dan akan ada petugas yang siap membantu," tambah Budi. Pasar Baru Kuala Kurun sendiri memiliki dua lantai. Lantai kedua saat ini dimanfaatkan sebagai mal pelayanan publik yang menyediakan 22 gerai serta menawarkan 123 jenis layanan dari berbagai instansi, baik pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan lembaga lainnya. Dengan adanya layanan publik yang lengkap ini, ke depan diharapkan Pasar Baru Kuala Kurun akan semakin ramai dan menarik minat masyarakat, yang pastinya akan memberikan dampak positif bagi para pedagang yang menyewa kios dan lapak di lantai pertama. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan fasilitas di pasar, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga terus melakukan perbaikan pada sarana dan prasarana di Pasar Baru Kuala Kurun. Di tahun 2024 mendatang, rencana renovasi toilet akan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan bagi penyewa dan pengunjung yang datang. ANTARA