JAKARTA –
**Borneonews - [Sumatera Utara]** Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa proses pemadaman kebakaran yang terjadi di lahan seluas 10 hektare di Desa Tongging, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih berlangsung hingga saat ini. Kebakaran tersebut telah terjadi dan terdeteksi sejak Kamis, 29 Agustus, dan hingga hari ini, upaya pemadaman terus dilakukan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan oleh tim gabungan. Tim ini terdiri dari puluhan anggota BPBD Karo, Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta anggota TNI, Polri, dan masyarakat setempat yang peduli terhadap kebakaran. Tim pemadam yang berjumlah banyak ini telah berupaya mencegah penyebaran api agar tidak meluas. Dalam pelaksanaan pemadaman, mereka mengandalkan alat berupa tabung air yang dibawa di pundak masing-masing personel, karena lokasi kebakaran berada di daerah perbukitan yang sulit diakses. Abdul Muhari juga menambahkan bahwa lokasi kebakaran memiliki sejumlah tantangan. Permukiman berada di daerah beresiko, dengan akses yang minim dan sumber air terbatas. Selain itu, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan semak belukar dalam kondisi sangat kering, sehingga menambah kesulitan bagi tim di lapangan. Meski mengalami berbagai kesulitan, ia memastikan bahwa upaya lokalisasi api telah berhasil, dan tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa atau gangguan kegiatan masyarakat di sekitarnya akibat kebakaran ini. Dalam hal ini, BNPB juga telah memastikan bahwa kebakaran yang menghanguskan 10 hektare lahan mineral tersebut saat ini tengah dalam tahap penyelidikan oleh aparat penegak hukum. Jika ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan, pelaku dapat dijatuhi sanksi pidana maupun denda sesuai peraturan yang berlaku. Sebagai langkah pencegahan, BNPB mengingatkan masyarakat, terutama yang tinggal di Kabupaten Karo, untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau aktivitas lain yang melibatkan api, terutama di lahan yang kering selama periode musim kemarau. BNPB juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada petugas gabungan jika menemukan tanda-tanda kebakaran, agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. ANTARA