JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan pengakuan bahwa timnas Arab Saudi yang akan mereka hadapi merupakan tim yang sangat potensial. Namun, ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tetap tidak dapat diprediksi karena *bola itu bundar*. Dalam sesi latihan terakhir sebelum keberangkatan ke Arab Saudi pada Minggu, 1 September 2024, Shin mengemukakan pandangan tentang kekuatan Timnas Arab Saudi. Ia mengamati bahwa tim tersebut saat ini ditangani oleh pelatih berkualitas, Roberto Mancini, yang berasal dari Italia. Di bawah kepelatihan Mancini, Timnas Arab Saudi telah melakukan investasi signifikan untuk meningkatkan performa tim. Meski begitu, ia berpendapat bahwa kekuatan yang dimiliki timnas Arab Saudi tidak boleh dianggap sepele dan tidak serta merta menjamin kemenangan. Di ranah sepak bola, hasil pertandingan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan tidak ada yang bisa memastikan apa yang akan terjadi di lapangan. Kepala pelatih asal Korea Selatan ini menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi Skuad Garuda. Untuk itu, tim perlu fokus lebih baik lagi guna meraih hasil yang optimal dalam pertandingan tandang mendatang. "Pastinya tidak ada yang bisa memprediksi hasil pertandingan, dan selama laga *away* ini, kita harus berusaha lebih keras demi mencapai hasil yang positif," tuturnya. Shin Tae-yong juga menyatakan bahwa ia berambisi untuk mendapatkan hasil terbaik saat berhadapan dengan Arab Saudi. Ia menegaskan bahwa timnya akan berupaya maksimal meskipun ia pun mengakui tidak bisa mengetahui hasil akhir yang akan diperoleh: "Saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena saya bukan Tuhan. Jadi, saya tidak bisa memastikan hasilnya," katanya. Pertandingan yang dinantikan ini merupakan laga perdana bagi Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung di markas Timnas Arab Saudi pada 5 September 2024 mendatang. Dalam menghadapi laga penting ini, Shin Tae-yong membawa 26 pemain andalan ke Arab Saudi. Daftar pemain yang diboyong mencakup nama-nama sebagai berikut: 1. Maarten Paes (FC Dallas, Amerika Serikat) 2. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya) 3. Muhammad Adi Satryo (PSIS Semarang) 4. Nadeo Argawinata (Borneo FC) 5. Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers, Inggris) 6. Rizky Ridho (Persija Jakarta) 7. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta) 8. Wahyu Prasetyo (Malut United) 9. Calvin Verdonk (NEC Nijmegen, Belanda) 10. Jay Idzes (Venezia, Italia) 11. Sandy Walsh (KV Mechelen, Belgia) 12. Shayne Pattynama (KAS Eupen, Belgia) 13. Asnawi Mangkualam (Port FC, Thailand) 14. Pratama Arhan (Suwon FC, Korea Selatan) 15. Nathan Tjoe-A-On (Swansea City, Inggris) 16. Thom Haye (-) 17. Ivar Jenner (Jong Utrecht, Belanda) 18. Ricky Kambuaya (Dewa United) 19. Egy Maulana Vikri (Dewa United) 20. Witan Sulaeman (Persija Jakarta) 21. Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris) 22. Dimas Drajad (Persib Bandung) 23. Rafael Struick (ADO Den Haag, Belanda) 24. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender, Belgia) 25. Ramadhan Sananta (Persis Solo) 26. Hokky Caraka (PSS Sleman) Dengan persiapan yang matang dan sikap optimis, Timnas Indonesia berharap dapat menyajikan penampilan maksimal di laga mendatang melawan lawan tangguh tersebut. ANTARA