BANJARMASIN –
**Borneonews - Paringin**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran untuk calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 hingga dua hari ke depan, tepatnya sampai Sabtu pukul 23.59 Wita. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk memberikan kesempatan lebih banyak bagi calon yang ingin mendaftar. Anggota KPU Kabupaten Balangan, Wahyudi, menjelaskan bahwa hari ini merupakan batas akhir pendaftaran setelah masa perpanjangan diberlakukan. "Kami masih menunggu hingga pukul 23.59 Wita untuk melihat apakah ada bakal pasangan calon lain yang akan mendaftar," ujarnya di Paringin, Kabupaten Balangan, pada hari Sabtu. Ia menambahkan, jika selama periode perpanjangan ini tidak ada tambahan bakal pasangan calon yang datang, maka KPU hanya akan menerima satu pasangan calon yang terdaftar untuk maju pada Pilkada mendatang. Wahyudi, yang akrab disapa Yudhi Baslaw, menyatakan bahwa perpanjangan pendaftaran ini disebabkan oleh fakta bahwa baru satu bakal pasangan calon yang sudah mendaftar. Di sisi lain, terdapat peluang bagi partai lain untuk mengusung pasangan calon baru, mengingat dua partai, yakni PDI Perjuangan dan PKB, memiliki jumlah suara yang mencukupi. Kedua partai tersebut belum menjadi bagian dari koalisi yang akan mendukung pasangan Abdul Hadi-Akhmad Fauzi. Kedua partai yang masih memiliki potensi tersebut memiliki peluang untuk mencalonkan calon kepala daerah yang baru, karena jumlah suara gabungan mereka sudah melampaui ambang batas yang ditentukan. PKB tercatat memiliki 4.990 suara, sementara PDI Perjuangan sekitar 5.570 suara. Jika dijumlahkan, kedua partai ini memiliki total 10.560 suara sah. Wahyudi menegaskan bahwa jumlah suara tersebut telah melebihi ambang batas yang ditetapkan sebesar 10 persen dari total suara sah pada Pemilu 2024. Untuk saat ini, pasangan Abdul Hadi-Akhmad Fauzi diusung oleh tujuh partai koalisi yang memiliki total 23 kursi dari 25 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Balangan. Dengan dinamika politik yang ada, harapan akan terbentuknya pasangan calon baru tetap ada menjelang Pilkada 2024. ANTARA