GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo Utara**, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Gorontalo Utara meminta agar pemerintah setempat memberikan alokasi anggaran untuk pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal ini dianggap sangat penting untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM dalam hal produksi, promosi, dan pemasaran. Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran, menyatakan bahwa pembinaan bagi UMKM harus menjadi prioritas dalam program pemerintah daerah. Bantuan yang memadai tidak hanya terbatas pada aspek permodalan, namun juga harus melibatkan aspek pembinaan yang berkelanjutan untuk menjamin perkembangan usaha mereka. Roni menekankan bahwa efektivitas pengelolaan anggaran dalam berbagai program yang dijalankan oleh pemerintah daerah sangat krusial. Penyaluran dana untuk pengembangan UMKM diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah secara keseluruhan, mengingat peranan sektor UMKM yang cukup signifikan dalam meningkatkan geliat ekonomi lokal. Pentingnya sinergi antara program-program yang ada dan alokasi anggaran juga ditekankan. Roni menginginkan pemanfaatan anggaran dilakukan secara efektif untuk menciptakan kesinambungan dalam pelaksanaan kegiatan. Keberhasilan suatu program sangat tergantung pada seberapa efektif anggaran tersebut digunakan. Dari informasi yang diperoleh, terdapat sekitar lima ribu pelaku UMKM yang tersebar di 11 kecamatan, berdasarkan data dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM setempat. Roni berharap agar mereka mendapatkan dukungan melalui bantuan anggaran yang tepat sasaran serta bermanfaat. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan mutu dan kualitas produk yang dihasilkan, sehingga dapat bersaing di pasar dan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha. Lebih jauh, Roni berharap bahwa program pembinaan yang akan diberikan dapat memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM di wilayah tersebut. Dengan demikian, usaha mikro ini diharapkan mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. ANTARA