PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto, menginformasikan bahwa sebanyak delapan kelompok pembudidaya ikan, yang dikenal sebagai *pokdakan*, di enam kecamatan telah menerima bantuan pakan ikan. Manto menjelaskan, selain mendapatkan bantuan benih ikan, setiap *pokdakan* juga menerima ratusan kilogram pakan. Besaran bantuan pakan yang diterima bervariasi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berusaha untuk menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Untuk penyaluran bibit ikan, DPKP Gunung Mas telah mendistribusikan lebih dari 49 ribu benih ikan kepada delapan *pokdakan* tersebut. Delapan kelompok yang menerima bantuan benih ini terdiri dari Pokdakan Miwan Bersama, Pokdakan Hasnur Danum Maruhau, Pokdakan Embung Pilang Munduk, Pokdakan Harapan Baru, Pokdakan Berkat Usaha, Pokdakan Katohoi Tohun, Pokdakan Lewu Bereng Zone, dan Pokdakan Osoi Hapakat. Jenis benih ikan yang diberikan meliputi ikan patin, lele, dan gurame. Diharapkan, bantuan dalam bentuk benih dan pakan ini akan berkontribusi pada peningkatan produktivitas perikanan di kabupaten yang mengusung moto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’. Lebih lanjut, Manto menyatakan bahwa sebagian dari bantuan tersebut merupakan usulan yang diajukan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tahun 2023. "Ada pula yang berasal dari program pokok pikiran anggota DPRD Gunung Mas untuk periode 2019-2024," tambahnya. Rayaniatie Djangkan, anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, juga memberikan apresiasi kepada pemerintah setempat atas penyaluran puluhan ribu benih ikan kepada kelompok-kelompok pembudidaya. Dia berharap bahwa dengan adanya bantuan ini, para pembudidaya dapat mengembangkan usaha mereka dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian *pokdakan*. "Saya berharap benih yang diberikan dapat tumbuh, berkembang biak, dan siap dipanen untuk dijual kepada masyarakat luas," katanya. Lebih jauh, dia menekankan bahwa keuntungan dari penjualan ikan harus dapat digunakan untuk membeli kembali benih dan pakan, sehingga para pembudidaya dapat mencapai kemandirian dan tidak lagi bergantung pada bantuan dari pemerintah daerah. Rayaniatie, yang mewakili daerah pemilihan I yang mencakup Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun, menjelaskan bahwa usaha di bidang perikanan memiliki prospek yang positif, mengingat masyarakat di Gumas sangat menyukai ikan sebagai sumber protein. "Saya mendorong agar semua bantuan yang diberikan dapat dikelola dengan optimal, demi kenaikan taraf ekonomi para pembudidaya," ujar anggota politisi dari PAN tersebut. Lebih lanjut, Rayaniatie bersama rekan-rekannya di DPRD Gunung Mas memberikan perhatian besar pada kemajuan sektor perikanan. Komitmen ini terlihat dari program pokok pikiran yang sebagian besar ditujukan untuk pengembangan sektor ini. "Saya telah menargetkan bantuan benih ikan gurame sebanyak 5.985 ekor kepada Pokdakan Embung Pilang Munduk dari Desa Pilang Munduk Kecamatan Kurun di program pokok pikiran 2024. Selain itu, terdapat pula bantuan ratusan kilogram pakan ikan," tutupnya. ANTARA