**Borneonews - Natuna**, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna, yang berlokasi di Provinsi Kepulauan Riau, baru-baru ini berhasil mengevakuasi dua nelayan yang terdampar di perairan Ranai. Proses evakuasi ini dilakukan setelah pihak keluarga dari salah satu korban, yang bernama Lisya, melaporkan kejadian tersebut.
Menurut Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Natuna, Budiman, melalui sambungan telepon, kejadian itu berlangsung pada Sabtu petang. Sekitar pukul 18.35 WIB, kedua nelayan yang sedang mencari ikan mengalami insiden ketika pompong yang mereka gunakan mengalami kerusakan pada kemudi. Hal ini menyebabkan mereka tidak dapat mengendalikan perahu dan terhanyut akibat desakan angin kencang.
Budiman menjelaskan, laporan mengenai hilangnya nelayan diterima oleh tim Basarnas pada pukul 18.50 WIB. Sesuai dengan informasi yang diterima, pompong tersebut dilaporkan tidak dapat dikendalikan ketika melawan gelombang yang cukup besar. Pasca menerima laporan, tim segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempersiapkan operasi penyelamatan.
Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah kembali ke lokasi yang mereka sebut sebagai Batu Hitam. Pada proses evakuasi, Basarnas mendapatkan bantuan dari Dinas Perhubungan setempat. Selain itu, tim juga dengan aman kembali ke daratan setelah misi penyelamatan berhasil dilaksanakan.
Selama proses evakuasi, kondisi laut menunjukkan gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dengan angin berkecepatan antara 2 hingga 15 knot dan disertai hujan ringan. Budiman juga menginformasikan bahwa cuaca buruk, dengan angin kencang yang melanda Natuna sejak sore itu, menyebabkan beberapa pohon tumbang.
Ia mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah di tengah cuaca yang tidak menentu. "Tim kami juga berkontribusi dalam membersihkan area yang terkena dampak akibat pohon tumbang," tambahnya. Dengan sigapnya tim Basarnas dan kerja sama dengan instansi lainnya, situasi di ranah tersebut tetap ditangani dengan baik demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Basarnas Natuna Evakuasi Nelayan Hanyut di Perairan Ranai
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







