PALANGKARAYA –
**Borneonews - Muara Teweh**, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, yang terletak di Kalimantan Tengah, melakukan studi banding terkait penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Yogyakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memahami dan menerapkan konsep MPP, yang direncanakan akan dibangun di daerah tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan perizinan serta mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Jufriansyah, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kaji tiru yang bertujuan untuk mempelajari regulasi serta standar operasional prosedur yang diterapkan di MPP Yogyakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan panduan yang diperlukan dalam pembangunan MPP agar dapat berjalan efektif dan efisien dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Jufriansyah, yang didampingi oleh perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Barito Utara. Mereka disambut oleh Staf Ahli Bidang Administrasi Umum Wali Kota Yogyakarta, Hari Wahyudi, serta Budi Santosa, Kepala DPMPTSP Kota Yogyakarta. Dalam pertemuan itu, Budi Santosa memberikan presentasi mengenai fungsi dan manfaat MPP di Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Budi menjelaskan bahwa MPP merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Dengan mengintegrasikan berbagai layanan dan fasilitas, diharapkan MPP dapat menjadi model yang menginspirasi daerah lain di Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, MPP Yogyakarta dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung, seperti *working space*, area bermain, dan ruang baca atau perpustakaan, yang bertujuan menciptakan pengalaman layanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. Lebih lanjut, Budi menambahkan bahwa MPP Yogyakarta telah mengintegrasikan 103 jenis layanan, yang terdiri dari 98 pelayanan perizinan dan non-perizinan, serta 95 layanan non-perizinan dari lembaga vertikal lainnya. Dengan langkah integratif ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan berkualitas kepada masyarakat yang membutuhkan. ANTARA