JAKARTA –
**Borneonews - Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol**, Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, berhasil menuntaskan sesi balapan Sprint dengan gemilang dalam ajang Grand Prix Aragon. Pertandingan tersebut berlangsung pada hari Sabtu lalu dan diadakan di Sirkuit MotorLand Aragon. Marquez menunjukkan performa luar biasa dengan meraih posisi tercepat, mencatatkan waktu yang unggul 2,961 detik di depan rivalnya, Jorge Martin dari Prima Pramac Racing. Dengan hasil ini, Martin berhasil merebut kembali posisi teratas dalam klasemen sementara kejuaraan. “Saya merasa sangat baik. Namun, hari terpenting adalah besok, dan saya tidak sabar untuk menantikannya,” ungkap Marquez, sebagaimana yang dilansir oleh AFP. Dalam balapan tersebut, Marquez meluncur dengan start yang sangat baik, memimpin Martin menuju tikungan pertama. Sementara itu, juara dunia dua kali, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo, mengalami kemunduran dan hanya dapat menyelesaikan balapan di urutan kesembilan. Dengan kemenangan ini, Marquez meraih gelar Sprint pertamanya di tahun ini, setelah sebelumnya menyelesaikan lima balapan sebagai runner-up. Di podium Sprint GP Aragon, Marquez didampingi oleh pembalap rookie, Pedro Acosta dari GASGAS Tech3, yang finis di posisi ketiga dengan selisih waktu 6,694 detik dari Marquez. Posisi selanjutnya dalam daftar sepuluh besar diisi oleh Alex Marquez dari Gresini Racing, Miguel Oliveira dari Trackhouse Racing, Brad Binder dari Red Bull KTM, Enea Bastianini dari Ducati Lenovo, Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha, serta Bagnaia dan Marco Bezzecchi dari Pertamina Enduro VR46. Menjelang balapan utama Grand Prix Aragon yang akan berlangsung pada hari Minggu (1/9) pukul 20.00 WIB, Marquez dipandang sebagai salah satu favorit untuk mengklaim kemenangan. Jika berhasil meraih gelar juara pada balapan tersebut, ia akan mengakhiri penantian panjang yang telah berlangsung sejak kemenangan terakhirnya di Emilia Romagna, di tengah perjuangannya melawan cedera sebelumnya. Marquez juga dianggap telah mengalami perkembangan yang signifikan setelah memutuskan untuk meninggalkan Honda setelah 11 tahun berkarier dan bergabung dengan tim satelit Ducati di musim ini. ANTARA