JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Asisten pelatih penyerang Timnas Indonesia, Yeom Ki-hun, menjelaskan bahwa fokus latihan bagi para *striker* dalam Skuad Garuda adalah meningkatkan akurasi tembakan. Hal ini bertujuan agar para pemain dapat mengeksekusi bola dengan cepat dan tepat. Dalam sesi latihan yang dilaksanakan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Yeom menekankan pentingnya akurasi dalam latihan, bukan hanya pada kekuatan. "Saat melakukan *shooting*, akurasi menjadi hal utama. Oleh karena itu, kami tidak melakukan *shooting* jarak jauh, melainkan dari jarak dekat, yaitu di area kotak penalti, untuk mengatasi masalah akurasi," ungkapnya kepada awak media yang hadir. Pernyataan ini disampaikan sebagai jawaban atas pertanyaan mengenai prioritas dalam latihan untuk para penyerang Timnas Indonesia. Yeom Ki-hun juga menambahkan bahwa pada awalnya ia beranggapan bahwa *striker* Indonesia mungkin memiliki kendala dalam hal tenaga. Namun, ia menemukan bahwa kondisi fisik dan tenaga para pemain sebenarnya sudah cukup baik. Meskipun demikian, menurut Yeom, banyak pemain yang belum sepenuhnya memahami cara mengoptimalkan tenaga mereka, sehingga keseimbangan tubuh menjadi kurang dan sering kali menyebabkan hilangnya penguasaan bola. “Setelah menerima bola, mereka sering tidak mengetahui tindakan selanjutnya, yang mengakibatkan kehilangan bola. Namun, dalam dua hari latihan terakhir, ada kemajuan yang terlihat,” jelasnya. Lebih jauh, ia telah melakukan analisis terhadap permainan para *striker* yang saat ini bermain di liga asing, seperti Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Menurutnya, kedua pemain tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan yang akan dipelajari dan diperbaiki menjelang pertandingan melawan Arab Saudi. Timnas Indonesia akan menghadapi laga pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan bertandang ke markas Timnas Arab Saudi pada 5 September 2024. Untuk bertanding, pelatih Shin Tae-yong memanggil 26 pemain yang merupakan andalan tim. Berikut adalah daftar pemain beserta klub mereka: 1. Maarten Paes (FC Dallas, Amerika Serikat) 2. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya) 3. Muhammad Adi Satryo (PSIS Semarang) 4. Nadeo Argawinata (Borneo FC) 5. Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers, Inggris) 6. Rizky Ridho (Persija Jakarta) 7. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta) 8. Wahyu Prasetyo (Malut United) 9. Calvin Verdonk (NEC Nijmegen, Belanda) 10. Jay Idzes (Venezia, Italia) 11. Sandy Walsh (KV Mechelen, Belgia) 12. Shayne Pattynama (KAS Eupen, Belgia) 13. Asnawi Mangkualam (Port FC, Thailand) 14. Pratama Arhan (Suwon FC, Korea Selatan) 15. Nathan Tjoe-A-On (Swansea City, Inggris) 16. Thom Haye (-) 17. Ivar Jenner (Jong Utrecht, Belanda) 18. Ricky Kambuaya (Dewa United) 19. Egy Maulana Vikri (Dewa United) 20. Witan Sulaeman (Persija Jakarta) 21. Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris) 22. Dimas Drajad (Persib Bandung) 23. Rafael Struick (ADO Den Haag, Belanda) 24. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender, Belgia) 25. Ramadhan Sananta (Persis Solo) 26. Hokky Caraka (PSS Sleman) Persiapan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan performa Timnas Indonesia dalam laga mendatang. ANTARA