PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya** Pemerintah Kota Palangka Raya, yang terletak di Kalimantan Tengah, telah menjalin kerja sama dengan tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan peneliti asal Jepang untuk melakukan penelitian mengenai kondisi ekosistem di tiga danau di wilayahnya. Ketiga danau yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah Danau Hanjalutung, Danau Tahai, dan Danau Teluk. Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, mengungkapkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengukur pH, kedalaman perairan, serta sejumlah parameter penting lainnya yang berhubungan dengan ekosistem dan kualitas lingkungan perairan di ketiga danau tersebut. Indriarti menjelaskan bahwa penelitian ini sangat krusial untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kondisi aktual perairan di danau-danau tersebut. Efektivitas upaya menjaga kualitas air dan keseimbangan ekosistem di dalam danau-danau tersebut sangat bergantung pada data yang dikumpulkan melalui penelitian ini. Selanjutnya, ia menekankan bahwa hasil dari penelitian diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan perairan. Hal ini memiliki implikasi yang signifikan dalam upaya konservasi sumber daya alam serta pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di daerah ini. Indriarti juga menambahkan harapan bahwa melalui penelitian ini, akan ditemukan solusi terbaik untuk menjaga keseimbangan ekosistem di ketiga danau, sekaligus memastikan bahwa sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan generasi mendatang. Lebih lanjut, Dinas Perikanan Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya penelitian dan inovasi yang ditujukan untuk melestarikan sumber daya alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indriarti juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem danau, salah satunya dengan menghindari praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan, seperti penggunaan bom, listrik, atau racun. Sebagai bagian dari usaha menjaga ekosistem danau, khususnya untuk memastikan ketersediaan ikan di alam liar, Dinas Perikanan Kota Palangka Raya juga telah melaksanakan program penebaran bibit ikan, yang dilakukan dalam kolaborasi dengan Balai Benih Ikan Mandiangin. ANTARA