BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Pemerintah Kota Banjarmasin, yang terletak di Kalimantan Selatan, berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam program pembentukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) holistik integratif yang direncanakan berlangsung pada tahun 2024. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah ini. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan setempat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lembaga PAUD yang ada mampu memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak. Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan pengembangan anak usia dini dengan cara yang menyenangkan. “Dengan adanya guru yang berkualitas, kami berharap anak didik yang dihasilkan juga memiliki mutu yang baik,” ungkapnya. Ibnu Sina memaparkan bahwa PAUD holistik integratif merupakan suatu pendekatan yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan esensial anak secara bersamaan. Pendekatan ini bersifat sistematis dan terintegrasi, menangani semua aspek perkembangan anak secara menyeluruh. Lebih lanjut, ia menyatakan pentingnya sosialisasi program ini kepada masyarakat. “Kami ingin agar semua orang memahami dan mendukung inisiatif ini,” ujar Ibnu Sina. Dalam kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Siti Wasilah, menekankan bahwa pendidikan di PAUD tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar dan bermain. Ia menyatakan bahwa kesehatan anak juga harus menjadi perhatian utama. “Anak-anak harus dalam keadaan sehat dan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, PAUD bukan hanya mengenai bermain, bernyanyi, atau belajar berhitung dan menulis; kesehatannya juga harus diperhatikan,” jelas Siti Wasilah. Merujuk pada hal tersebut, beliau menambahkan bahwa program pengembangan PAUD holistik integratif juga harus mencakup layanan gizi dan kesehatan. Dengan demikian, layanan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan terhadap anak dapat dilaksanakan secara optimal, mencakup semua aspek perkembangan anak usia dini. “Ini adalah hal penting yang harus kita perhatikan bersama agar program ini dapat berhasil,” ungkapnya. Keterlibatan semua pihak dalam mendukung program tersebut sangat dianjurkan agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. ANTARA